Budi Pekerti

Benang Sutera Laba-Laba

benang-sutera-laba-laba(screenshotyoutube)
benang-sutera-laba-laba(screenshotyoutube)

Ada sebuah kisah yang tercatat dalam sejarah, dari sutera berbahasa Jepang くもの糸 (Kumo No Ito). Di masa lalu, ada seorang pria jahat bernama Kandata yang merupakan kriminal selama hidupnya. Suatu hari ketika dia sedang berjalan, dia melihat seekor laba-laba dan hampir menginjaknya sampai mati, dan dia tiba-tiba berpikir: “Meski sekecil ini laba-laba tentunya juga punya nyawa, mengapa harus menginjaknya mati?”

Dia melompat ke depan untuk membiarkan laba-laba itu hidup, lalu melanjutkan perjalanannya. Kemudian, karena selama hidupnya dia begitu kejam dan melakukan begitu banyak hal buruk, dia jatuh ke neraka setelah kematiannya.

Ketika dia menderita dalam  kobaran api neraka, ia berteriak-teriak: “Tolong saya! Tolong saya! Api ini sangat panas, saya tidak kuat berada disini! Tiba-tiba dari atas ia melihat ada seuntai jaring laba-laba melayang turun dari udara jatuh ke arahnya. Satu-satunya perbuatan baiknya di dunia telah berbuah.

Melihat ada semacam tali ke atas, ia buru-buru memanjat seuntai jaring laba-laba itu, mencoba keluar dari rasa sakit api neraka. Ketika dia mencapai tengah pendakian, dia melihat ke bawah dan melihat banyak makhluk dari neraka ikut memanjat melalui benang itu di bawahnya.

Dia berpikir, “Bagaimana mungkin benang sutra laba-laba sekecil itu mampu menahan beban semua orang? Jika benang sutra laba-laba itu putus, bukankah aku akan jatuh kembali ke dalam malapetaka lagi?

Jadi dia meregangkan kakinya dan menendang satu demi satu makhluk-makhluk yang mengikutinya. Saat itu juga benang sutra laba-laba putus, dan Kandata yang egois, selalu memikirkan dirinya sendiri, dan tidak berbelas kasih jatuh kembali ke penderitaan neraka yang tak berujung. (Sumber:くもの糸)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI