Suara klakson mobil, suara keras dua orang yang sedang mengadu mulut, suara musik dari tetangga, masalah yang kita hadapi di dalam kepala kita, tugas yang menumpuk – Semua gangguan eksternal dan internal ini membuat kita sulit untuk fokus. Ketika kebanyakan dari kita mencoba untuk duduk diam dan berusaha menjernihkan pikiran kita dari semua gangguan, namun selalu gagal… Mengapa? Karena hal ini memerlukan suatu latihan keras untuk masuk ke pola pikir fokus yang tajam dan anda tidak bisa mendapatkannya dalam semalam. Tetapi harus dilakukan terus menerus dengan usaha keras sampai pada akhirnya bisa mencapai seni menjaga fokus.
Fokus: Penjelasan Singkat
Pertama-tama, apa itu fokus? Apakah keterampilan untuk menjernihkan pikiran? Tidak. Bukan hanya tentang itu. Ini adalah hanya melakukan satu hal dan melakukannya sampai tuntas. Dan itu berarti anda tidak melakukan hal lain – pikiran anda hanya tertuju pada satu hal sampai tuntas sebelum melanjutkan ke hal berikutnya. Multi-tasking adalah musuh utama fokus karena seringkali menimbulkan keragu-raguan apa yang harus dilakukan pertama kali, sehingga pada akhirnya harus melakukan banyak hal secara hampir bersamaan. Psikolog mengatakan bahwa otak tidak dirancang untuk melakukan tugas multi-tasking. Multi-tasking justru membuat orang menjadi lamban ketika melakukan lebih dari satu hal.
Ketika fokus dapat dipertahankan, maka produktivitas akan meningkat. Katakan “TIDAK” pada gangguan atau hal-hal lain yang membutuhkan perhatian anda.
Strategi Warren Buffett
Warren Buffett, pemimpin dan CEO Berkshire Hathaway, adalah investor yang sukses dengan kekayaan bersih US $ 88,9 miliar pada tahun 2019. Apa rahasia karir bisnisnya yang luar biasa? Rahasianya adalah: Fokus. Dia memiliki metode yang sederhana namun sangat bagus untuk diterapkan. Dia menyebutnya “Strategi 2 Daftar.” Ini adalah 3 langkah yang akan mempersempit fokus anda hanya pada hal-hal penting. Anda dapat menggunakan metode ini untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang, bahkan pekerjaan harian anda.
- Langkah 1: Tuliskan 25 gol karir anda
- Langkah 2: Lingkari 5 teratas sebagai Daftar A dan sisanya sebagai Daftar B.
- Langkah 3: Selesaikan Daftar A dan hindari Daftar B dengan cara apa pun.
Dengan melakukan ini anda akan menghilangkan hal-hal lain yang tidak/kurang penting dari hal-hal penting anda yang benar-benar membutuhkan tindakan segera.
Kiat untuk menjaga fokus Anda
Hal berikutnya yang perlu anda lakukan adalah sederhana, cukup melihat daftar tugas yang sudah dibuat dan kerjakan sampai semuanya terpenuhi. Tapi tentu saja, ada gangguan dan jika anda masih kesulitan fokus, berikut adalah beberapa tips untuk menjaga agar tetap fokus:
Temukan tempat yang tenang
Markus A.W. Andrews, mantan direktur Lake Erie College of Osteopathic Medicine di Seton Hill University di Pennsylvania, mengatakan kepada Scientific American bahwa suara seperti klakson mobil dan teriakan anak-anak memicu pelepasan kortisol atau hormon stres. Semakin anda terpapar kebisingan, semakin banyak kortisol menimbulkan kekacauan pada fokus anda. Jadi temukan tempat yang tenang di mana anda bisa duduk dan menyelesaikan tugas anda.
Tinggalkan Semua Gangguan
Ponsel, gitar, majalah, apa pun yang dapat mengalihkan perhatian anda – tinggalkan di ruangan lain. Jika pekerjaan anda membutuhkan komputer, tutup aplikasi yang tidak perlu, dan jangan memeriksa akun media sosial anda.
Sediakan waktu untuk istirahat
Akan sangat melelahkan jika anda melakukan semua hal tanpa henti. Dalam sebuah studi yang melibatkan 84 peserta, mereka diminta untuk melakukan tugas komputer dalam waktu satu jam. Mereka yang diberi waktu istirahat sejenak, dapat dengan cepat menyelesaikannya dengan konsisten. Tetapi mereka yang langsung bekerja selama satu jam berkinerja lebih buruk. Jika anda merasa fokus anda berkurang, istirahatlah. Minum air, atau berjalan-jalan sebentar sebelum kembali ke tugas anda.
Rewards untuk tugas yang berhasil diselesaikan
Untuk setiap tugas yang diselesaikan, beri diri anda hadiah sederhana. Dengan melakukan ini berarti sudah menghargai diri sendiri dan hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri untuk tugas selanjutnya. (visiontimes/ron/ch)
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
