Site icon NTD Indonesia

Dokter yang Bisa Menyembuhkan Kemiskinan

Zaitun

Zaitun. (Pexels)

Ye Tianshi berasal dari Wu (sekarang Suzhou) pada masa Dinasti Qing. Lahir dari keluarga medis, kakek dan ayahnya adalah dokter terkenal. Ye banyak membaca buku medis sejak kecil. Karena rajin belajar, ia mahir dalam ilmu kedokteran. Pasien datang berbondong-bondong dari jauh dari berbagai kalangan untuk meminta obat.

Suatu hari, Ye pergi ke desa. Ada seorang warga desa berlutut di pinggir jalan dan meminta perawatan. Ye berhenti dan memeriksanya. Ye berkata, “Denyut nadi Anda normal, apakah anda benar-benar berpikir anda sakit?”

Penduduk desa berkata: “Anda adalah seorang dokter terkenal sehingga Anda harusnya mengenali semua jenis penyakit aneh. Faktanya, saya menderita karena kemiskinan! Apakah bisa disembuhkan?”

Ye berkata sambil tersenyum, “Itu tidak sulit untuk dihadapi. Anda datang untuk mengambil resep di malam hari, dan penyakit itu akan sembuh segera setelah anda minum obat yang saya resepkan”.

Di malam hari, penduduk desa tersebut datang untuk mendapatkan resep. Ye meminta penduduk desa itu untuk mengambil biji-biji zaitun yang telah disiapkannya, menanamnya di tanah, dan ketika pohon muda Zaitun sudah tumbuh kuat, harus memberitahu Ye.

Penduduk desa melakukan apa yang Ye katakan, dan menanam serta merawat baik-baik pohon muda Zaitun. Warga desa itu datang dan memberi tahu Ye tentang pertumbuhan pohon itu. Ye berkata, “Bila ada orang-orang yang datang untuk mencari pohon muda Zaitun, kalian bisa menjualnya dengan keuntungan, sedikit mahal dan tidak terlalu murah”.

Sejak saat itu, Ye menggunakan pohon muda zaitun sebagai penambah herbal dalam resepnya. Selama ini sebenarnya ia ingin meresepkan pohon muda zaitun, tetapi ia tahu tanaman ini sulit dicari dan jarang ada yang membudidayakan, meskipun khasiatnya unggul.

Para pasien mencari pohon muda zaitun di desa itu atas petunjuk Ye, dan tak lama kemudian penduduk desa itu bisa bangkit dari kemiskinan. Untuk menunjukkan penghargaan atas bantuan dokter Ye, penduduk desa itu mengunjungi dan mengucapkan terima kasih dengan membawa hadiah.

Ye bertanya: “Apakah gejala kemiskinan kamu sembuh?” Penduduk desa berkata: “Dengan kemampuan anda, masalah itu telah sepenuhnya disembuhkan”. Kisah itu memperoleh pujian di Wu. (visiontimes/bud/ch)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI