Budi Pekerti

Istri Bersahaja Membawa Kemakmuran Bagi Suami

Hidup sudah ditakdirkan, khususnya pernikahan. Seperti kata pepatah: “Pernikahan yang ditakdirkan oleh surga; sekalipun hanya istri yang bersahaja, dapat membawa kemakmuran bagi suaminya.”

Pada masa pemerintahan Kaisar Qianlong, ada kisah bahwa langit telah menyatukan seorang pelajar dari keluarga miskin dan seorang gadis dari keluarga kaya sebagai suami istri.

Seorang gadis muda dari Hunan Kabupaten Qiyang, berasal dari keluarga kaya dimana orangtuanya sangat menyayanginya dan bahkan mengatur pernikahannya dengan keluarga kaya. Pada hari pernikahannya, setelah pasangan itu saling mengikat sumpah dan kerudung pengantin diangkat, pengantin pria melihat bahwa wajah pengantinnya penuh dengan jerawat dan bertubuh gemuk. Dia terkejut dan tidak suka. Kemudian dia meminta bantuan mak comblang untuk membatalkan pernikahan.

Gadis itu pulang kembali dan tinggal bersama orang tuanya. Selama tiga tahun setelah itu tidak ada yang tertarik padanya dan orang tuanya khawatir dia tidak akan pernah menemukan suami. Pada puncak keputusasaan, mereka menerima kabar dari mak comblang yang telah menemukan calon yang adalah seorang sarjana miskin, bernama Chen Da Shou.

Tak lama kemudian, Chen Da Shou secara resmi diperkenalkan kepada keluarga itu. Ayah gadis itu menemukan bahwa keluarga Chen sangat miskin dan ragu-ragu mengenai pernikahan itu. Mak Comblang berkata: “Menurut pengamatan saya, Chen Da Shou adalah orang yang berbakat dan bertanggung jawab, saya yakin dia akan sukses suatu hari nanti.”

Ayah gadis itu menatap Chen Da Shou yang memiliki alis tebal dan mata yang bersinar. Ketika dia membaca artikel yang ditulis oleh Chen Da Shou, dia mendapati artikel itu ditulis dengan sangat baik dan menarik. Dia mengangguk dan menyetujui bahwa Chen Da Shou layak masuk kedalam keluarga mereka dan menikah dengan putrinya.

Setelah Chen Da Shou menikah, keberuntungannya berubah menjadi lebih baik. Dia lulus ujian kekaisaran dan mendapat promosi tahun demi tahun hingga akhirnya menjadi orang kepercayaan Kaisar Qianlong. Meskipun sudah menjadi pejabat tinggi dan berkecukupan, suami-istri ini saling setia.

Sementara itu, ibu suri sedang sangat berduka karena anak perempuannya, sang putri, baru saja meninggal. Kaisar Qianlong melihat ibunya telah menjadi kurus dan dia dicekam kecemasan mencari cara untuk menghiburnya. Seorang pelayan yang pernah melihat istri Chen Da Shou berkata kepada kaisar: “Yang Mulia, istri dari Chen Da Shou mirip dengan tuan putri.” Seperti telah menemukan harta, kaisar Qianlong segera memanggil istri Chen Da Shou ke istana.

Ketika ibu suri melihatnya, dia mulai tertawa dan berkata: “Ini benar-benar putriku!” Ternyata almarhumah sang putri juga memiliki banyak jerawat dan bertubuh gemuk. Ibu suri menginginkan istri Chen Da Shou menginap di istana dan memberinya hadiah. Cinta ibu suri kepada sang putri beralih ke istri Chen Da Shou, menganggapnya seperti anaknya sendiri. Maka untuk menghiburnya, istri Chen Da Shou rutin mengunjungi istana, yang mana kunjungannya ke Ibu suri terasa sama seperti pulang ke rumah orang tuanya. (visiontimes/the/chr)