Site icon NTD Indonesia

Kekuatan Kata-Kata

Kekuatan kata-kata

Kekuatan kata-kata. @Unsplash

Seberapa kuat kata-kata itu? Seringkali, mereka hanya diucapkan dan masuk ke telinga yang satu dan keluar dari telinga yang lain. Dua contoh berikut ini menunjukkan bagaimana kata-kata yang tepat di waktu yang tepat bisa mengubah jalan hidup seseorang.

Wong bekerja sebagai supir taksi. Pernah suatu waktu saat membawa penumpang, penumpang itu menodongkan sebilah pisau untuk merampoknya. Wong menyerahkan semua yang dia miliki dan berkata: “Ini semua yang saya dapatkan hari ini. Jika masih kurang, ambillah uang logam di sakuku juga. ” Perampok itu terkejut dengan kepolosannya. Wong melanjutkan: “Di mana anda tinggal? Ini sudah larut malam, keluargamu mungkin mengkhawatirkan kamu. Aku akan mengantarmu pulang. ” Perhatian Wong telah melunakkan hati si perampok itu.

Wong mengatakan: “Saya berasal dari keluarga miskin sehingga putus sekolah, jadi saya berusaha belajar mengemudi agar dapat mencari nafkah dengan menjadi sopir taksi. Meskipun penghasilan saya pas-pasan, keadaan kami lebih baik dari sebelumnya. Tapi lihat dirimu, pria dengan tubuh yang sehat. Apa yang tidak bisa kamu lakukan ? Jika kamu terus begini, hidupmu akan hancur! “

Ketika mereka tiba di rumah si perampok, Wong mengatakan sesuatu saat dia keluar: “Dengarlah! Kamu tidak merampok saya. Saya yang memberi kamu uang. Jadikan uang ini modal dan jangan merampok lagi, saya tidak ingin melihatmu berakhir di penjara. ” Perampok yang diam sepanjang perjalanan tiba-tiba berteriak dengan keras dan mengembalikan uangnya kepada Wong. “Aku berjanji tidak akan melakukan ini lagi, apa pun yang terjadi!” kata si perampok.

Seperti matahari, kata-kata baik dan tulus bersinar dan bisa menghangatkan orang lain seumur hidup.

Selama sekolah menengah, penulis Taiwan Lin Qingxuan dianggap sebagai siswa yang buruk secara akademis maupun perilaku; Namun, gurunya, Wang Yucang, tidak pernah menyerah padanya. Saat sekolah berakhir, tak jarang gurunya menawarkan sesi pelajaran tambahan. Guru Wang mengatakan kepadanya: “Saya telah mengajar selama 50 tahun, dan saya sangat yakin kamu bisa menjadi seseorang yang hebat. “

Kata-kata itu menggerakkan Lin. Dia memutuskan sejak saat itu untuk bekerja keras menuju cita-citanya. Saat dewasa, Lin menjadi reporter. Di akhir artikel tentang pencurian, Lin berkomentar: “Dengan pemikiran yang sangat cermat, keterampilan yang begitu cekatan, pencuri ini sebetulnya dapat melakukan apa saja dengan berhasil, bila diarahkan ke hal positif!”

Lin tidak pernah menyangka bahwa kata-katanya itu menyentuh hati dan berdampak besar pada seorang pria muda. Dua puluh tahun kemudian, pemuda itu yang dulu adalah seorang pencuri, telah mengubah hidupnya dan menjadi wirausahawan yang berhasil. Dalam pertemuan tak terduga dengan Lin, pria itu dengan tulus mengucapkan terima kasih: “Artikel anda telah mencerahkan pikiran saya dan merubah hidup saya. Itu membuatku sadar bahwa aku bisa melakukan sesuatu yang berguna selain menjadi pencuri! ”

Bagi seseorang yang melangkah ke jalan yang salah, kata-kata bijak yang penuh perhatian dan ketulusan akan mendorong dia untuk kembali ke jalan yang benar dan memberikan kehangatan, kepercayaan diri serta harga diri. Kata-kata bijak membuat orang memiliki energi untuk maju dan mencapai kesuksesan yang lebih baik. (visiontimes/ron)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI