Budi Pekerti

Keyakinan

Saat peperangan, ada banyak tentara yang menjadi tawanan musuh. Mereka memperlakukan para tawanan perang sangat kejam, setiap hari tidak hanya harus menghadapi berbagai siksaan, juga masih sering kali dimaki dan diperlakukan sewenang-wenang.

Di bawah suasana yang begitu kejam, tidak lama kemudian ada banyak sekali tawanan perang yang tidak bisa bertahan, ada yang terkena penyakit jiwa, ada pula yang meninggal dunia.

Beberapa tahun kemudian, ketika keadaan berbalik, musuh dipukul mundur hingga kocar-kacir, dalam tahanan ditemukan seorang prajurit tawanan yang masih hidup dengan pikiran sadar. Ketika orang tersebut diwawancarai wartawan tentang bagaimana dia bisa bertahan dan melewati hari-hari yang begitu panjang, orang tersebut menjawab: “Sejak awal saya yakin Tuhan tidak akan mencampakkan diri saya.”

Keyakinan bisa memperteguh kepercayaan dari seseorang, juga bisa membuat kehidupan orang tersebut dapat dilewati dengan lebih mantap, dan lebih berarti. Bagi orang yang tidak mempunyai keyakinan acapkali orang tersebut tidak bisa melihat harapan, bahkan dia akan melewati kehidupannya dengan kacau, terombang-ambing bagaikan rumput yang tidak berakar, tidak lagi punya pegangan untuk hidup.

Saat banjir bak tsunami menerjang Basement UOB Plaza di Jakarta tahun 2013, seorang korban juga berhasil selamat karena ia yakin Tuhan akan melindunginya, semangatnya untuk hidup membuatnya terus berjuang untuk hidup. Korban berhasil bertahan dalam banjir karena berpegangan pada pipa paralon yang ada di basement. Kondisi korban saat itu terus berupaya mencari udara di atas pipa, walau badan terendam air, kepalanya saja naik turun mencoba bernapas. Ia terjebak dalam waktu puluhan jam sebelum akhirnya dievakuasi.

Sebenarnya bukan hanya keyakinan terhadap Tuhan saja, di dalam kehidupan kita sehari-hari, dalam berbagai hal sudah mencerminkan bahwa manusia itu seharusnya memiliki keyakinan atau kepercayaan.

Misalkan: Jika anak tidak memercayai orang tua mereka, maka anak tersebut tidak bisa dididik; Murid jika tidak memercayai guru mereka, maka murid tersebut tidak akan mendapatkan pelajaran apa-apa; Tentara prajurit jika tidak mempercayai pimpinan atau atasannya, maka tentara prajurit tersebut tidak akan bisa berperang; Jika rakyat tidak memercayai pemerintahan mereka sendiri, maka dunia ini akan menjadi kacau-balau.

Pada akhirnya semua pilihan tergantung di tangan Anda, asal Anda percaya dan yakin pada suatu kebaikan maka kebaikan pun akan berpihak pada Anda.  (epochtimes/lin)