Budi Pekerti

Mengatasi Kesulitan dengan Mengubah Perspektif

Biksu @Pexels
Biksu @Pexels

Saat menghadapi kesulitan, seseorang akan merasa sulit untuk melihat cahaya di ujung terowongan. Memikirkan penderitaan saja sudah menyebabkan kecemasan dan ketakutan. Kebanyakan orang mengalami ini, tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa, dengan mengubah perspektif kita, kita dapat mengubah keadaan dan bahkan meningkatkan kesehatan mental dan fisik kita.

Sara Yosef, pembicara inspirasional dan penulis buku It’s All in Your Mind, menulis “Kesulitan adalah batu loncatan… Kita harus mengubah setiap situasi sulit menjadi peluang yang membuat kita lebih baik.”

Pelajaran hidup kita yang paling berharga tidak datang dari berlayar dengan mudah, tetapi dari mengarungi lautan yang berombak dan bergolak. Kesengsaraan adalah benar-benar berkah terselubung, karena mereka mendorong kita untuk menilai apa yang paling penting dalam hidup.

Merangkul Kesulitan

Mencoba untuk menghindari kesulitan adalah suatu hal yang menarik dan seringkali dilakukan oleh banyak orang. Namun adalah tidak mungkin seseorang dapat hidup selamanya nyaman tanpa kesulitan. Setiap orang pasti mengalami suatu kesulitan atau kesengsaraan dan mempunyai caranya masing-masing untuk mengatasinya. Orang sakit akan berobat ke rumah sakit, yang terjadi bisa saja sembuh tapi bisa tidak kunjung membaik dan semakin menguras biaya, atau kesulitan keuangan yang sangat membebani pikiran seseorang. Setiap orang pasti menderita dalam satu atau lain hal. Bagaimana cara kita menangani kesulitan kita adalah apa yang membuat semuanya menjadi berbeda.

Pepatah Tionghoa, 吃苦 是 富 (Chi ku shi fu) atau “Kesulitan adalah sukacita,” mewujudkan konsep bahwa penderitaan memberikan kesempatan untuk pencerahan.

Dalam The Book of Joy: Lasting Happiness in a Changing World, rekan penulis Uskup Agung Desmond Tutu dan Dalai Lama membahas tentang penderitaan. Menurut mereka, penderitaan itu bisa membuat seseorang menjadi mulia atau bahkan membuatnya menjadi terpuruk. Entah itu menguatkan atau menghancurkan. Menemukan arti penting dari penderitaan akan membantu anda bertumbuh secara rohani.

Tutu mengatakan bahwa kedewasaan terjadi ketika seseorang dihadapkan pada ketidakpuasan atau konflik. Jika anda terjebak dan terlempar keluar jalur dan mengalami kesulitan, maka anda punya pilihan untuk kembali ke jalurnya. Dia menjelaskan bahwa biasanya, ketika seseorang dipukul, maka dia akan membalas, tetapi orang yang sudah tumbuh dewasa akan terlebih dahulu memikirkan kenapa mereka dipukul? mereka selalu melihat dari sudut pandang mereka yang berbeda.

 “Setiap orang pasti mengalami masalah berat dalam hidupnya. Pertanyaannya bukan: Bagaimana cara melarikan diri? Pertanyaannya adalah: Bagaimana saya bisa belajar dari masalah ini untuk mengambil nilai-nilai positifnya?”

Book of Joy

Pandangan Hidup

Meditasi dan doa dapat menjadi alat spiritual yang kuat. Perhatian penuh meningkatkan kesadaran persepsi dan menghibur jiwa, dan pikiran yang tenang menuju kesadaran yang lebih tinggi.

Dengan sikap rendah hati dan bersyukur, seseorang memperoleh pandangan filosofis yang jelas tentang kehidupan. Kita akan memiliki kekuatan untuk mengubah pikiran kita. ketika segala sesuatunya berjalan buruk, itu akan membantu kita memahami banyak hal dalam perjalanan hidup ini. Dengan demikian kita dapat menghargai tawa, mimpi, cinta, dan mempertahankan sikap positif

Orang Stoa kuno menjalani kehidupan yang baik, mengikuti jalan alam. Karakter kita adalah sesuatu berharga dan bertahan lama, sehingga harus dijaga dan ditingkatkan; sementara hal-hal duniawi seperti uang dan ketenaran akan cepat berlalu, jadi harus tidak menjadi prioritas dalam hidup ini.

Ikatan Universal

Penguncian dan protokol COVID-19 telah berkontribusi pada berbagai masalah emosional dan ekonomi yang telah menguji tekad kita hingga batasnya. Kesulitan dan kesulitan muncul dalam berbagai bentuk tetapi semuanya bisa menjadi pengalaman belajar bagi kita.

 “Apakah semua kesulitan yang saya alami dalam hidup saya, semua masalah dan rintangan saya, telah menguatkan saya?” Anda mungkin tidak menyadarinya ketika itu terjadi, tetapi sebuah tendangan di muka anda mungkin akan menjadi hal terbaik dalam hidup anda.”

Walt Disney

Ketika dihadapkan pada pilihan antara membiarkan situasi yang tidak menguntungkan menyeret kita ke bawah, atau menerima kesulitan, ingatlah bahwa pilihan untuk menerima kesulitan akan membantu menginspirasi kita untuk bangkit melampaui keadaan kita. Dengan mengadopsi pandangan positif dan merevolusi pikiran kita, kita mungkin menemukan bahwa penderitaan menciptakan peluang yang sangat baik untuk pemahaman dan pertumbuhan menjadi dewasa.(visiontimes)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.



VIDEO REKOMENDASI