Budi Pekerti

Perjalanan Menginspirasi Yasuko Tamaki: Manager Kantor Berusia 92 Tahun

Yasuko Tamaki, karyawati berusia 92 tahun
Yasuko Tamaki, karyawati berusia 92 tahun. (Guinness World Records)

Di Jepang, ada seorang wanita luar biasa berusia 92 tahun bernama Yasuko Tamaki, yang telah menjalani kehidupan kerja dengan rajin sejak usia 15 tahun. Bekerja pada perusahaan yang sama selama 66 tahun dengan mengesankan, ia memegang Guinness World Record sebagai pekerja kantoran tertua di dunia.

Wanita yang paham teknologi

Meskipun berusia 92 tahun, Yasuko Tamaki adalah lambang “nenek yang keren”. Dia tidak hanya mahir menggunakan komputer, bahkan melampaui generasi muda dalam menggunakan perangkat lunak Office, namun dia juga menulis buku yang mendokumentasikan kehidupan kerjanya. Selain itu, ia melatih karyawan muda di perusahaannya, berlatih yoga, ski, dan menikmati hidup dengan semangat yang menyaingi banyak anak muda.

Tahun-tahun Awal

Lahir pada tahun 1930, Yasuko Tamaki adalah anak tertua dengan tiga adik laki-laki dan perempuan yang harus diasuh. Setelah lulus dengan nilai terbaik di kelasnya dari Sekolah Fukushima Osaka pada usia 15 tahun, kehidupan memberinya tantangan karena ayahnya meninggal dan ibunya jatuh sakit, memaksanya untuk bekerja.

Selama 10 tahun berikutnya, ia mencoba berbagai pekerjaan, mulai dari perusahaan asuransi hingga pabrik tekstil, bertemu dengan bos yang unik dan lingkungan kerja yang beragam. Pada usia 25, melalui rekomendasi, dia bergabung dengan sebuah perusahaan perdagangan di Osaka, Sunco Industries, menangani urusan akuntansi dan umum. Merasa betah, dia berharap untuk mengukir prestasi dan menyadari manfaat dirinya di perusahaan yang terasa seperti rumahnya ini. Seiring pertumbuhan perusahaan dari 16 karyawan menjadi 432 karyawan, ia tetap tabah melewati suka dan duka, melewati krisis moneter dan badai keuangan. Pada usia 40, perusahaan mengakui kontribusinya dan mempromosikannya ke posisi kepala departemen.

Melampaui Usia Pensiun

Pada usia 55, dia memasuki usia pensiun. Namun, perusahaan dengan sungguh-sungguh mengundangnya untuk tetap bekerja, dan Yasuko Tamaki sangat bersedia. Dia melanjutkan perannya, dan hingga hari ini tetap berdedikasi menangani tugas sehari-hari seperti memeriksa email, mengelola gaji, membuat notulen rapat, dan menyusun surat untuk pelanggan. Pengalamannya selama puluhan tahun menjadikannya sangat berharga dan dapat dipercaya.

Selalu belajar, selalu berkembang

Selama 40 tahun terakhir, dia bertanggung jawab untuk melatih karyawan baru, dan generasi muda menyukai sifatnya yang terbuka dan mudah didekati. Pola pikir mudanya terlihat dari kerendahan hati, kehausannya akan pengetahuan, dan kemauannya menerima tantangan baru.

Salah satu tantangan terbesarnya muncul pada tahun 90-an ketika perusahaan beralih ke operasi yang terkomputerisasi dan internet. Banyak yang merasa kesulitan, bahkan ada yang mengundurkan diri, namun Yasuko Tamaki yang sudah melewati masa jayanya melakukan pendekatan dengan pikiran terbuka dan mulai belajar.

Di dunia yang serba otomatis, Yasuko Tamaki tidak tersapu hanyut; dia memilih untuk memanfaatkan ombak. Baginya, usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Saat ini, dia tetap aktif, mengawali paginya dengan berolahraga sebelum berangkat kerja. Dia menangani perangkat lunak perkantoran dengan mudah, menggunakan media sosial, dan bahkan mengobrol dengan orang asing secara online. Pada usia 70 tahun, dia bermain ski bersama rekan-rekannya di akhir pekan, dan pada usia 86 tahun, dia mengejar sertifikasi Kanji Jepang tingkat lanjut. Bahkan kini, setelah berusia 90 tahun, dia masih menulis buku tentang perjalanan hidupnya yang menakjubkan.

Kehidupan yang Didedikasikan untuk Bekerja

Meskipun dia tidak pernah berencana untuk bekerja hingga usia 90-an, filosofi hidupnya sederhana: “Bekerja keras hari ini, dan bekerja lebih keras lagi besok.” Dia percaya setiap hari adalah awal yang baru.

Pola pikir ini mungkin adalah rahasia kepuasan dan kebahagiaannya. Bagi Yasuko Tamaki, bekerja hingga usia 92 tahun bukanlah sebuah tugas, melainkan sebuah kegembiraan dan bukti betapa berharganya hidupnya. (nspirement)

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI