Suatu hari, seorang pria membaca sebuah surat kabar. Ia terkejut membaca satu judul yang menakutkan. Surat kabar itu memuat berita mengenai kematiannya.
PODCAST
Setelah ia membaca dengan seksama, ia menyadari bahwa ini pasti adalah kesalahan pemberitaan. Namun kata-kata di berita tersebut telah membuatnya merenung.
Berita kematian itu berbunyi, “Si Raja dinamit, yang telah menjadi kaya berkat temuannya yang dapat membunuh orang lebih cepat dari sebelumnya, telah meninggal”
Ia memang adalah penemu dinamit, namun seperti itukah ia akan dikenang?
Setelah berpikir begitu lama, ia memutuskan bahwa ia tidak ingin dikenang seperti itu.
Sejak hari itu, dia terus bekerja untuk mempromosikan kedamaian dan hal-hal kemanusiaan. Ia pun menyiapkan surat wasiat yang akan memberikan hampir seluruh harta kekayaannya pada yayasan, yang akan menghargai orang-orang dengan pencapaian luar biasa di seluruh dunia.
Anda tahu siapa dia? Ya, ia adalah Alfred Nobel.
Kini namanya dikenang sebagai nama sebuah penghargaan, yaitu penghargaan Nobel. Berita kematiannya yang salah, ternyata adalah berita kematian dari saudaranya sendiri, Ludvig Nobel.
Tidak pernah ada kata terlambat untuk berubah dan memulai kembali.
Kita tidak bisa kembali ke masa lalu untuk membuat sebuah awal yang baru. Namun kita bisa berubah dari sekarang, untuk membuat sebuah akhir yang baru.
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Dengarkan Podcast kami:
Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu
