Site icon NTD Indonesia

PODCAST Dia yang Paling Dermawan

Dermawan dan bahagia

Dermawan dan bahagia. (Screenshot NTDTV Video)

Dia yang Paling Dermawan

Di suatu kerajaan, hiduplah seorang raja dengan 2 putranya. Raja ini sering memberikan koin emas yang banyak pada kedua putranya, untuk dibagikan-bagikan kepada seluruh penduduk desa.

PODCAST

http://ntdindonesia.com/wp-content/uploads/2020/03/DIA%20YANG%20PALING%20DERMAWAN.mp3

Anehnya, walaupun jumlah koin emas yang mereka bagikan sama, namun sang Kakak lebih sering dipuji sebagai orang yang dermawan dan murah hati.

Sementara sang Adik, tidak terlalu mendapat banyak pujian.

Si Adik yang merasa iri, kemudian bertanya pada ayahnya, sang Raja: “Ayahanda, saya heran, saya dan kakak sama-sama sering menyumbangkan koin emas pemberian Ayahanda, namun mengapa kakak lebih dipandang sebagai orang yang sangat dermawan dan murah hati, sementara saya tidak?”

Raja menjawab: “Hmm…saya tidak akan menjawabnya, namun biar saya tunjukkan langsung sebabnya.”

Kemudian sang raja memberikan satu kereta kuda penuh dengan koin emas, dan memberitahu putra keduanya itu: “Ambil kereta kuda berisi koin emas milik saya ini, dan bagikanlah seluruhnya untuk penduduk desa!”

Putra kedua menjalankan perintah Ayahnya. Dia pergi ke desa dan berkata: “Hai penduduk desa, hari ini saya akan membagikan koin emas pemberian Raja, kalian berbarislah dengan rapi, saya akan membagikan koinnya satu per satu.”

Penduduk desa menuruti apa yang dikatakan sang putra kedua.

Beberapa penduduk desa mengucapkan terima kasih, dan beberapa tidak. Ketika ada yang tidak mengucapkan terima kasih, putra kedua ini merasa tidak senang.

Setelah semua koin selesai dibagikan, penduduk tidak berani pulang.

Mereka berkumpul di depan putra kedua, dan bersama-sama mengucapkan terima kasih dan memujinya.Setelah itu, barulah si putra kedua me rasa puas hati. 

Ia kembali menemui Raja.

Kini, raja berkata kepadanya: “Sekarang lihat apa yang akan dilakukan oleh kakakmu!”

Raja kemudian memberikan satu kereta kuda penuh koin emas dan memberikan perintah yang sama.

Putra pertama membawanya ke desa dan berkata: “Hai penduduk desa, koin emas di kereta kuda ini adalah milik kalian, kalian ambillah!”

Lalu kemudian dia berjalan pergi dan melapor kepada raja, bahwa perintahnya sudah selesai dijalankan.

Mereka yang benar-benar dermawan dan murah hati, akan dengan sukarela menyumbangkan apa yang ada di tangannya, tanpa mengharapkan imbalan ataupun pujian.

Mereka sadar bahwa semua yang mereka miliki, adalah anugerah pemberian Tuhan, dan hanyalah titipan sementara di dunia ini, sehingga mereka tidak keberatan untuk menggunakannya demi kebaikan siapapun.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.