Budi Pekerti

PODCAST Kepedulian Seorang Sahabat

Ada sekelompok tentara yang sedang berada dalam peperangan. Di antara para tentara itu, ada 2 orang tentara yang bersahabat.

PODCAST

Suatu kali, pasukan mereka terdesak, dan mereka harus segera mundur. Akhirnya mereka berhasil mencapai titik aman.

Tiba-tiba seorang tentara menyadari, bahwa sahabatnya tertinggal.

Dia meminta ijin kepada kaptennya untuk kembali dan menjemput sahabatnya.

Kapten berkata: “Percuma saja, sangat mungkin dia sudah meninggal. Jangan pergi! Saya tidak ingin kehilangan anak buah lebih banyak lagi!”

Namun tentara ini tetap bersikeras, dan akhirnya kaptennya mengijinkannya.

Tentara inipun kembali ke garis depan.

Beberapa waktu kemudian, dia kembali sambil membopong jasad sahabatnya yang telah tewas tertembak.

Kapten berkata: “Hahh,, benar kan yang saya katakan. Kita semua sedih kehilangan rekan satu tim, namun apa yang kamu lakukan tadi sia-sia, dan kamu bisa membahayakan nyawamu.”

Tentara itu berkata: “Dengan segala hormat kapten, yang saya lakukan tadi tidak sia-sia, saat saya tiba, dia masih hidup, sambil tersenyum dia berkata: ‘Saya tahu kamu akan datang sahabatku,’ lalu kemudian dia menutup matanya. Lihatlah kapten, masih ada senyum di wajahnya.”

Ungkapan kuno mengatakan bahwa sahabat sejati lebih berharga daripada emas murni, jika Anda memiliki seorang sahabat sejati, hargailah dan bersyukurlah, karena Anda adalah salah satu orang yang sangat beruntung.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu