Budi Pekerti

PODCAST Kisah Seorang Tentara Dalam Medan Perang

Pada suatu peperangan, seorang tentara terpisah dari kelompoknya dan tertinggal di sebuah pulau.

PODCAST

Pertempuran masih berlangsung, namun dia telah kehilangan kontak dengan rekan-rekannya. Sendirian, dia bisa melihat di kejauhan, tentara musuh menuju ke arah pulau itu dan mendarat.

Dia segera berlari masuk ke dalam hutan, lalu dengan susah payah mencari perlindungan. Dia menemukan ada beberapa gua batu kecil di atas bukit, dan segera saja, dia merangkak masuk ke dalam salah satu gua.

Saat itu hatinya sedikit tenang, karena merasa aman, namun dia segera sadar, bahwa jika tentara musuh memeriksa semua gua di atas bukit, maka dia akan ditemukan, dan akan dibunuh.

Dalam ketakutan, dia berdoa kepada Tuhan: “Tuhan, tolong selamatkan nyawa saya. Saya berjanji selanjutnya saya akan menjadi orang yang taat, menjalankan segala perintahMu dan menjauhi laranganMu. Apapun yang akan terjadi, saya percaya padaMu, saya serahkan jiwa dan raga ini kepadaMu, Amin.”

Setelah berdoa, dia berbaring diam di dalam gua, sambil mendengarkan langkah kaki tentara musuh yang mulai mendekat. Dia kembali ketakutan dan berpikir: “Saya rasa Tuhan tidak akan membantu saya keluar dari masalah ini.”
Kemudian dia melihat seekor laba-laba mulai membangun jaring di bagian atas mulut gua tersebut.

Dia berpikir, “Yang saya butuhkan adalah dinding batu yang kokoh untuk menutup pintu gua, dan yang Tuhan kirimkan kepada saya adalah jaring laba-laba yang rapuh. Baiklah, saya mungkin sudah terlalu banyak dosa.”

Tentara inipun pasrah.
Saat musuh mendekat, dia melihat dari tempat persembunyiannya, para tentara musuh memeriksa gua-gua di sana satu demi satu.

Dan, saat mereka tiba di gua tempat dia bersembunyi, dia mendengar seseorang dari tentara musuh yang berkata: “Sudah, abaikan saja gua itu, lihat, ada jaring laba-laba di mulut gua, jika ada yang masuk ke dalam gua tersebut, jaring itu pasti sudah rusak!”

Jadi tentara musuh tidak memeriksa gua tempat dirinya bersembunyi, dan melanjutkan pencarian mereka.

Dia terus diam, hingga akhirnya pasukan musuh pergi dari pulau tersebut.

Saat ini, dia melihat jaring laba-laba yang rapuh di mulut gua, dan menyadari bahwa dengan adanya jaring laba-laba di atas pintu masuk, tampak seolah sudah lama tidak pernah ada yang masuk ke gua tersebut.

Dia menyadari, itulah pertolongan yang Tuhan berikan untuknya. Dalam kuasa Tuhan, jaring laba-laba yang rapuh itu jauh lebih kuat daripada bebatuan yang keras, dalam kuasa Tuhan, jaring laba-laba yang rapuh itu mampu menyelamatkan nyawanya, dan Tuhan bisa menggunakan apapun untuk menunjukkan kuasaNya.

Tuhan ada disamping kita dan telah mengatur segalanya yang terbaik untuk kita, yang kita perlukan hanyalah percaya padaNya.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu