Budi Pekerti

PODCAST Kisah Ulat dan Kepik

Ada seekor ulat kecil yang sejak lahir menetap di daerah yang tidak cukup air, sehingga sepanjang hidupnya, dia selalu kekurangan makanan.

PODCAST

Ia sangat ingin pindah ke lingkungan yang baru, namun tidak kunjung memiliki keberanian. Hingga suatu hari, karena kondisi alam yang semakin tidak bersahabat, ia pun membulatkan tekad untuk memulai perjalanannya mencari rumah baru.

Namun setelah berjalan agak jauh, dia mulai merasa bimbang, dan berkata dalam hati:

“Jika aku berbalik sekarang, aku masih bisa kembali ke rumah lamaku. Jika aku tetap berjalan, ada kemungkinan aku tidak akan bisa kembali lagi. Apakah keputusanku ini sudah tepat? Haruskah aku pulang sebelum aku benar-benar tidak bisa menemukan jalan pulang?”

Si ulat kecil itu terdiam, tidak tahu harus bagaimana, saat tiba-tiba seekor kepik datang dan menyapanya.

“Hai ulat kecil! Wah, kamu akhirnya keluar dari sarangmu ya! Aku tidak mengerti mengapa kamu baru mau keluar sekarang. Tempat tinggalmu yang dulu itu kan hampir tidak ada makanan!”

Si ulat melihat kepik dengan ragu, lalu menjawab,

“Betul katamu kawan. Ditempatku yang lama memang hampir tidak ada makanan. Tapi, aku selalu takut untuk keluar mencari sarang yang baru. Jika aku berjalan terus, apakah kamu tahu apa yang ada di depan sana?”

“Oh, kebetulan aku tahu! Jika kamu terus berjalan, akan ada beberapa jurang dan goa yang gelap. Jangan lupa berhati-hati dengan burung pemangsa yang terbang di atas. Setelah melewati goa terakhir yang paling panjang dan berliku, kamu akan sampai di sebuah padang yang sangat indah dan subur, dengan danau yang penuh air. Kamu pasti akan menyukainya!”

Si ulat yang mendengar semua ini merasa sangat senang dan penuh harapan, namun hatinya juga takut akan berbagai rintangan yang akan ia temui.

“Tapi kepik, apakah ada jalan pintas untuk aku sampai disana?”

Kepik hanya tertawa.

“Hahahaha….tidak ada kawan! Jika kamu ingin hidup lebih baik dari hari ini, kamu harus melewati semua rintangan itu. Nasehatku, tetaplah berjalan selangkah demi selangkah, fokuslah pada tujuan akhirmu. Niscaya, kamu akan sampai di sana dengan selamat. Ayo ulat kecil, jangan takut, selamat berjuang!”

Sambil berteriak penuh semangat, si kepik pun pergi meninggalkan si ulat.

Kemudian si ulat, dengan semangat yang baru, kembali melanjutkan perjalanannya, tanpa menengok kembali ke belakang ke tempat tinggalnya yang lama.

Kesuksesan adalah milik Anda yang secara sadar tahu apa yang menjadi keinginannya, sekaligus siap menghadapi segala rintangan yang menghadang. Perjuangkanlah hal itu dengan semangat dan tekad yang kuat, serta melalui cara- cara yang benar.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu