Budi Pekerti

PODCAST Lomba Menebang Pohon

Di sebuah kota, setiap tahun diadakan kompetisi penebang pohon tahunan. Aturannya sederhana, siapa yang paling banyak menebang pohon di penghujung hari, akan menjadi pemenangnya.

Tahun ini, dua peserta berhasil ke babak final. Yang satu penebang tua dan berpengalaman, sementara satunya lagi adalah penebang muda yang lebih kuat secara fisik.

Tepat setelah ronde terakhir dimulai, si penebang muda langsung menebang pohon-pohon di dekatnya dengan penuh semangat. Sementara si penebang tua berjalan ke sisi lain hutan, dan memulai pekerjaannya dengan tenang.

PODCAST

Selama kompetisi, si penebang muda bisa mendengar suara dari sisi lain hutan di mana penebang yang lebih tua sedang bekerja. Dia bisa mendengar suara ketika pohon sedang ditebang dan suara ketika pohon tumbang. Namun pemuda itu memperhatikan bahwa setiap beberapa waktu, tidak terdengar suara apapun.

Penebang muda menjadi penasaran akan apa yang terjadi. Diam-diam, dia menyelinap pergi untuk melihat apa yang sedang dikerjakan si penebang tua saat keadaan sunyi. Dari kejauhan, dia bisa melihat si penebang tua sedang duduk.

Penebang muda ini berpikir bahwa, pasti penebang tua itu sedang beristirahat karena kelelahan. Dia merasa senang dan yakin akan menang. Dia pun kembali menebang pohon terus-menerus tanpa beristirahat.

Di akhir kompetisi, si penebang muda melihat tumpukan kayu yang ia tebang dan merasa yakin bahwa ia akan menang, karena dia tidak beristirahat seperti si penebang tua.

Namun, betapa terkejutnya dia, saat hasilnya diumumkan, ternyata pemenangnya adalah si penebang tua. Si penebang tua berhasil menebang lebih banyak pohon!

Dengan herannya, ia pun menanyai si penebang tua:

“Hey pak tua, bagaimana ini bisa terjadi? Saya terus menebang pohon tanpa beristirahat, sementara Anda kan beristirahat setiap beberapa waktu?

Si penebang tua tersenyum bijak sambil menjelaskan:

“Ya, saya memang beristirahat setiap satu jam. Namun selama itu, saya tidak hanya beristirahat, tapi juga meluangkan waktu untuk mengasah kapak saya. Itulah sebabnya saya bisa menebang pohon dengan kecepatan stabil. Sementara kamu, semakin lama kapakmu akan semakin tumpul, dan semakin banyak waktu yang diperlukan untuk menebang satu pohon.”

Jangan pernah berpikir bahwa Anda terlalu sibuk untuk meluangkan waktu mengasah diri Anda. Dengan menyisihkan waktu sedikit setiap harinya, Anda akan dapat menghadapi hari dengan pikiran tajam dan lebih bijaksana.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Saksikan video kami:

Youtube ☛ www.youtube.com/ntdkehidupan
Dailymotion ☛ www.dailymotion.com/ntdkehidupan
Facebook ☛ https://web.facebook.com/ntdkehidupan​
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ twitter.com/indonesia_ntd
Youmaker ☛ https://www.youmaker.com/c/ntdkehidupan

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu

VIDEO REKOMENDASI