Budi Pekerti

PODCAST Menggembirakan Semua Orang

Seorang Bapak dan anaknya yang masih kecil akan pergi jauh dengan membawa keledainya. Mereka menempatkan ransel-ransel yang berisi bekal perjalanan, dan diletakkan di atas punggung keledai, sementara sang Bapak dan anaknya berjalan kaki.

PODCAST

Dalam perjalanan, mereka berjumpa dengan seorang pria yang duduk di pinggir jalan.
Pria itu bertanya, “Mengapa kalian berjalan? Naikilah keledaimu, sehingga kamu tidak lelah. Keledai memang binatang yang dipergunakan untuk mengangkut barang dan manusia.”

Maka mereka berdua melompat ke atas punggung binatang itu.

Namun kemudian di tengah jalan, seorang polisi menyetop mereka dan berkata, “Salah seorang turun, sebelum saya menahan kamu karena kamu menyiksa binatang!”

Lalu Bapak melompat turun dan anaknya tetap tinggal di atas punggung keledai.

Karena terasa ringan, keledai berjalan dengan cepat. Bapak-anak itu berjalan setengah berlari-lari, dan membuatnya terengah-engah. Di tengah jalan mereka bertemu dengan seorang Ibu tua yang menggendong kayu bakar.

Ia melihat Bapak itu terengah-engah, lalu berteriak kepada anaknya, “Apakah kamu tidak malu. Melihat Bapakmu lari terengah-engah, sedangkan kamu duduk enak-enak di atas punggung keledai!”

Maka si anak kecil pun turun, lalu Ayahnya ganti naik.

Tidak lama kemudian ada seorang petani yang sedang berjalan berkata, “Apakah kamu tidak kasihan melihat anakmu selalu berlari di samping keledaimu. Mengapa bukan kamu yang berjalan!”

Semua hal yang dikerjakan oleh Bapak dan anaknya itu selalu dikomentari dan dikritik. Membuat mereka menjadi sangat bingung. Akhirnya, mereka menuntun si keledai pulang dan meninggalkannya di rumah, lalu mereka berdua berangkat lagi dengan berjalan kaki.

Sesungguhnya, apapun yang kita lakukan, kita tidak akan terlepas dari pembicaraan orang. Jika kita terus memikirkan bagaimana pandangan orang lain terhadap kita, tentu kita akan sulit hidup dengan tenang, karena orang lain akan selalu menemukan celah kekurangan kita untuk dijadikan bahan pembicaraan. Tetaplah sabar dan bersikap rasional dalam menghadapi hal ini, agar hidup kita tidak dihabiskan untuk menggembirakan semua orang.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Dengarkan Podcast kami:

Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu