Ada seorang Ayah yang mempunyai seorang putri bernama Dita.
Putrinya itu ceroboh, sering lupa menaruh, dan sering kehilangan ballpointnya.
PODCAST
Dita membeli dan menggunakan ballpoint yang sangat murah sehingga dia tidak perlu khawatir kalau ballpointnya hilang.
Sang Ayah merasa khawatir akan sifat ceroboh putrinya itu, jadi dia berkata kepada putrinya:
“Dita, mengapa kamu ceroboh sekali, mengapa selalu kehilangan ballpointmu?”
“Oh, itu memang sudah sifat bawaan saya Ayah. Saya memang ceroboh. Lagipula, tidak apa lah Ayah, itu hanya ballpoint murah.”
Ayahnya tidak berkata apa-apa lagi, namun kemudian dia memikirkan sebuah cara.
Suatu hari, sang Ayah memberikan sebuah kejutan untuk Dita, dia memberikan satu kotak kado.
“Dita, ini, ayah punya hadiah buat kamu.”
“Wah, terima kasih Ayah, apa ini Yah?”
“Kamu buka saja.”
Dita membuka kado tersebut, dan menemukan sebuah ballpoint yang sangat bagus.
Dia berkata:
“Wah, ballpoint ini bagus sekali, terima kasih Ayah.”
Ayahnya hanya tersenyum. Kemudian, sang Ayah memperhatikan, ada perubahan besar pada putrinya. Kali ini, putrinya lebih perhatian pada ballpoint yang digunakannya, dan tidak pernah lupa untuk menaruh ballpointnya.
Sang Ayah bertanya lagi:
“Dita, apa kamu masih suka lupa menaruh dan kehilangan ballpointmu?”
“Oh, tidak Ayah, ballpoint ini begitu bagus, bagaimana mungkin saya bisa lupa menaruhnya.”
“Wah, jadi sifat bawaanmu yang ceroboh, sudah hilang.”
Sambil tersenyum malu Dita berkata:
Mmm… bukan sih, hanya saja, saya lebih suka ballpoint ini”
Kemudian sang Ayah menjelaskan bahwa yang berbeda hanyalah nilai ballpoint yang digunakan. Tidak ada yang salah dengan pribadi Dita, tidak ada kecerobohan, semua itu hanyalah refleksi dari apa yang kita anggap penting dan apa yang kita anggap tidak penting.
Itulah yang terjadi dalam hidup kita. Kita akan menaruh lebih banyak perhatian, pada apa yang lebih kita hargai. Kecerobohan hanya menunjukkan perihal apa yang tidak kita hargai.
Jika kita menghargai kesehatan, kita akan berhati-hati dengan apa yang kita makan.
Jika kita menghargai pertemanan, kita akan memperlakukan teman-teman kita dengan hormat.
Jika kita menghargai uang, kita akan berhati-hati saat menggunakannya.
Jika kita menghargai waktu, kita tidak akan menyia-nyiakannya.
Jika kita menghargai sebuah hubungan, kita akan berupaya untuk mempertahankan hubungan tersebut.
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Dengarkan Podcast kami:
Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu


