Suatu ketika seorang Guru bijak memiliki tiga murid utama. Karena Guru semakin tua, dia memutuskan untuk memilih salah satu dari mereka sebagai penggantinya.
Untuk menguji kebijakan dari tiga murid tersebut, ia memanggil mereka dan berkata:
“Murid-muridku, saya akan berkelana selama beberapa bulan, ini tiga kantong bibit tanaman. Kalian masing-masing ambillah satu, dan simpan baik-baik sampai nanti saya kembali. Nanti saya akan memeriksanya.”
Kemudian, ketiga murid itu masing- masing mengambil satu kantung berisi bibit tersebut.
Setelah sang Guru berangkat, murid pertama segera menyimpan sekantong benih itu di dalam kotak berharganya, lalu menguncinya baik-baik dengan aman.
Sementara murid kedua berpikir bahwa jika sekantong benih itu disimpan, tentu akan busuk. Ia pun menjual benih-benih itu di pasar, dan menyimpan uangnya untuk dibelikan benih baru saat Gurunya pulang nanti.
Dan si murid ketiga, menyimpan bibit itu dengan caranya sendiri.
Beberapa bulan kemudian, Sang Guru pun kembali dan memanggil ketiga muridnya dan berkata:
“Murid- muridku, coba kalian perlihatkan kembali bibit tanaman yang saya tugaskan kepada kalian.”
Murid pertama mengeluarkan sekantong bibit yang disimpan. Dan saat diperiksa, ternyata semua bibitnya sudah membusuk.
Ketika Guru meminta kantung bibit pada murid kedua, dia langsung pergi ke pasar dan membeli kembali bibit baru serta memberikannya kepada sang Guru.
Giliran si murid ketiga, ia mengajak sang Guru ke halaman belakang rumah, dan menunjukkan sebuah taman bunga baru disana. Ia berkata:
“Guru lihatlah, ini bibit-bibit yang Guru berikan, saya menanam dan merawatnya, dan kini, benih-benih itu telah tumbuh menjadi bunga-bunga yang sangat indah.”
Akhirnya sang Guru memutuskan, bahwa murid ketiganya-lah yang terpilih untuk menjadi penggantinya.
Apapun yang kita miliki, dapat bertahan jika kita memanfaatkannya ataupun membudidayakannya. Jika kita memiliki sesuatu, dan hanya menyimpannya begitu saja, lama kelamaan nilai benda tersebut akan berkurang, kecuali kita membudidayakannya untuk suatu manfaat.
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Dengarkan Podcast kami:
Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu
