Budi Pekerti

Sentuhan Kemanusiaan Petugas Polisi

Foto (cuplikan video Facebook) Glendale Police Department Arizona
Foto (cuplikan video Facebook) Glendale Police Department Arizona

Seorang perempuan kulit hitam di Arizona, Amerika Serikat, berpikir harus bekerja lembur untuk mengganti uang yang diperolehnya dengan susah payah, yang hilang dicuri. Namun, tidak lama kemudian dia mendapat kejutan dari sekelompok petugas dari Departemen Kepolisian Glendale, yang datang memberikannya sebuah amplop yang membuatnya menangis terharu.

Perempuan yang bernama Valerie dari Phoenix, Arizona ini melakukan dua pekerjaan paruh waktu, yang satu di toko grosir Walgreens, dan lainnya di sebuah sekolah dasar – untuk memenuhi nafkah bagi dirinya.

Akhir November 2017, Valerie yang berusia 60 tahun saat itu, pergi ke bank, menarik uang sejumlah 160 dollar yang dimaksud untuk membayar tagihan listrik dan telepon.

Dari bank, ia pergi ke Walgreens. Dia bertemu kenalan di toko dan berbincang-bincang. Setelah meninggalkan lokasi, dia baru menyadari uangnya telah raib. Dia tanpa sengaja meninggalkan amplop berisi uang 160 dollar tersebut di sebuah meja di toko.

Dia kembali ke Walgreens, tetapi uangnya tak dapat ditemukan.

Dalam kesedihan, dia melaporkan kasus ke Departemen Kepolisian Glendale, yang diterima oleh petugas Bill Downey. Valerie menjelaskan ia harus bekerja lembur untuk mengganti kehilangan tersebut.

Petugas Downey belakangan menceritakan kemalangan Valerie ke rekan petugas Wes Zygmont. Sambil membahas kasus tersebut, dua polisi ini memutuskan untuk membantu Valerie.

Zygmont menyebarkan kisah tersebut ke semua polisi dan staf yang bekerja pagi itu. Yang mengesankan, para petugas dalam waktu singkat berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar 1000 dollar AS (lebih dari 14 juta rupiah).

1000 dollar adalah jumlah yang berarti. Maka, dapat dibayangkan bagaimana reaksi Valerie ketika petugas Downey dan Zygmont, bersama beberapa polisi lainnya, muncul di Walgreens, tempat Valerie bekerja, untuk menyerahkan amplop berisi uang tunai tersebut.

Terharu dengan kebaikan para polisi, Valerie tidak dapat berkata apa-apa, hanya menangis, kemudian memeluk polisi erat-erat. (ntd.com/kar)