Pemerintah Venezuela mengeluarkan maklumat untuk menangkap pihak yang terlibat mendukung operasi militer AS di negaranya. Ini menandai serangan terbaru terhadap hak rakyat Venezuela oleh pemerintah.
Perintah untuk menangkap simpatisan yang mendukung operasi AS tertuang dalam dekrit yang diterbitkan pemerintah. Dokumen itu memerintahkan aparat untuk memulai pencarian dan menangkap semua pihak yang terlibat mendukung operasi militer AS. Dekrit itu telah berlaku sejak Sabtu, tapi baru diterbitkan secara lengkap hari ini.
Pemimpin sementara Venezuela yakni mantan Wakil Presiden Delcy Rodriguez mengecam penangkapan Maduro dan istri serta menuntut pembebasan segera keduanya. Trump mengeluarkan peringatan keras padanya.
[Donald Trump, Presiden AS]:
“Saya hanya bilang dia mungkin akan menghadapi situasi yang lebih buruk sebab, Anda tahu kan, Maduro menyerah.”
Trump mengatakan kemungkinan serangan kedua jika pemimpinnya “tidak bisa bekerjasama.” Trump juga menyinggung kepemimpinan Venezuela saat berada diatas Air Force One hari ini.
Trump: “Dan jangan tanya siapa yang memegang kendali karena jawabannya akan sangat kontroversial.”
Reporter: “Apa maksud Anda?”
Trump: “Kami yang memegang kendali.”
Berbicara di acara Meet the Press, Menlu AS Marco Rubio menyinggung soal minyak dan pengaruh rival AS di kawasan tersebut:
[Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS]:
“Apa yang tidak bisa kami biarkan adalah industri minyak di Venezuela dikendalikan oleh rival-rival Amerika Serikat. Anda harus paham mengapa China butuh minyak mereka? Rusia butuh minyak mereka? Iran butuh minyak mereka? Negara-negara itu bahkan tidak berada di benua ini. Ini adalah belahan bumi bagian barat. Di sinilah kita tinggal. Dan kita tidak akan membiarkan belahan bumi bagian Barat menjadi pangkalan operasi bagi lawan, pesaing, dan rival Amerika Serikat.”
Rubio berkata operasi di Venezuela tidak butuh persetujuan kongres karena merupakan operasi penegakan hukum tanpa invasi atau pendudukan. Ia menambahkan bahwa Pentagon akan mempertahankan blokade militernya di sekitar Venezuela untuk memberikan tekanan pada rezim sosialis di negara itu.
Rubio mengkritik laporan bahwa PBB membantah keterlibatan Maduro dalam perdagangan narkoba.
[Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS]:
“Saya tidak peduli apa yang dikatakan PBB. PBB tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Maduro didakwa oleh dewan juri Distrik Selatan New York. Nicolas Maduro adalah terdakwa pengedar narkoba di Amerika Serikat dan dia adalah buronan Amerika.”
Menurut pihak berwajib Venezuela sebagian besar pasukan keamanan Maduro tewas dalam operasi militer AS.
