Mineral tanah jarang seperti antimoni, galium dan germanium masih berhasil masuk ke AS meski China melarang ekspor sejak Desember lalu. Diketahui adanya pengiriman dalam jumlah besar tiba dari Thailand dan Meksiko. Data pengiriman mengindikasikan satu perusahaan China terlibat.
Mineral ini adalah bahan utama semikonduktor, baterai, dan teknologi militer, dan AS berupaya memperoleh dari sumber lain.
Data impor oksida antimoni AS mencapai 4.000 ton sejak Desember hingga April, melebihi jumlah total 3 tahun sebelumnya. Sementara data bea cukai China menunjukkan Thailand dan Meksiko adalah eksportir tertinggi antimoni China. Ini berarti pasokan ke AS tidak berkurang meski harganya lebih tinggi. China menanggapi dengan memberantas penyelundupan dan pengiriman jalur belakang. Pelanggar akan dikenakan denda, larangan ekspor, bahkan hukuman penjara. Namun, dengan lonjakan harga akibat naiknya permintaan pasar, beberapa rela mengambil risiko.
