Presiden Trump membahas kesepakatan dagang AS China dan tawaran Qatar untuk membeli jet Boeing sebagai Air Force One baru selama wawancara hari Selasa. Ada pula sanksi baru yang terkait dengan pengiriman minyak Iran ke Beijing.
Di atas Air Force One, presiden berkomentar tentang apakah ia akan berurusan dengan presiden China Xi Jinping pada rincian kesepakatan dagang.
[Presiden Trump]:
“Saya tidak yakin itu diperlukan, tetapi itu juga terjadi dengan Inggris.”
Trump berkata perjanjian dagang memiliki banyak manfaat bagi kedua negara.
[Presiden Trump]:
“Memang disebutkan, tapi kami belum membicarakannya. Pembukaan China pada bisnis A.S., itu akan seperti membuka sebuah dunia baru, dan saya pikir itu akan lebih baik bagi China.”
Sementara itu, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 20 perusahaan yang dituduh membantu Iran mengirim miliaran minyak ke China. Para pejabat mengatakan uang tersebut dipakai untuk mendanai program rudal Iran, pengembangan drone, dan serangan teroris. Jaringan yang terkait dengan perusahaan militer dan front Iran, Sepehr Energy, termasuk perusahaan-perusahaan di Singapura dan China.
Menteri Keuangan Scott Bessent berkata departemennya bergerak cepat dalam memberi tekanan maksimum Presiden Trump pada Iran. Bessent mengatakan A.S. akan terus menargetkan sumber pendapatan utama ini, selama rezim masih mendukung terorisme dan penyebaran senjata mematikan.

