Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kesepakatan tanah jarang antara AS dan China diharapkan akan selesai pada Hari Thanksgiving. Hal ini disampaikan Bessent dalam wawancaranya dengan Fox News hari Minggu.
[Scott Bessent, Menteri Keuangan AS]:
“Kami bahkan belum menyelesaikan perjanjian yang harapannya rampung pada Thanksgiving. Saya yakin bahwa pasca pertemuan kami di Korea antara kedua pemimpin, Presiden Trump, Presiden Xi dari China akan menghormati perjanjian mereka.”
Pada 30 Oktober, AS dan China telah mencapai kerangka perjanjian dan sebagai bagian dari persyaratan, Washington setuju untuk tidak mengenakan tarif 100% atas impor China, sementara China menunda pembatasan ekspor tanah jarang dan akan melakukan sejumlah besar pembelian kedelai AS.
Dalam wawancara tersebut, Bessent menolak laporan Wall Street Journal baru-baru ini yang mengatakan para pejabat China berencana membatasi akses tanah jarang ke Perusahaan-perusahaan militer AS.
Menanggapi pertanyaan apabila China lalai menepati janji, Bessent berkata bahwa AS punya banyak keunggulan, namun untuk saat ini, Bessent tetap optimis. Perihal apakah perusahaan China kemungkinan dikeluarkan dari bursa saham AS, Bessent berkata, “Semua opsi ada di atas meja.”
