Fokus

Bagaimana Tarif Global 15% Pengaruhi Barang-barang China?

Presiden Trump mengenakan tarif baru 15% pada barang-barang China. Ini adalah tarif global baru pada semua impor AS setelah Mahkamah Agung membatalkan tarif Presiden Trump. Bagaimana ini berdampak pada China? Berikut penjelasannya.

Di masa jabatan keduanya, Presiden Trump memberlakukan berbagai tarif pada China. Beberapa di antaranya dibatalkan oleh Mahkamah Agung pekan lalu, menyatakan penggunaan UU Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional atau IEEPA (DIBACA AIIPA AJA) oleh Trump melampaui wewenangnya.

Berdasarkan IEEPA Trump telah memberlakukan tarif 10% pada barang-barang China atas peran China dalam krisis fentanil Amerika, ditambah tarif timbal balik 10%. Ini tidak berlaku untuk produk industri tertentu seperti kendaraan listrik dan panel surya, yang memakai pasal 301 sebagai gantinya dan tarifnya biasanya jauh lebih tinggi.

Mahkamah Agung kemudian membatalkan IEEPA, menghapuskan tarif timbal balik 10% Trump dan tarif fentanil 10%. Ini berarti tarif barang-barang China berkurang 20%, kecuali produk industri seperti kendaraan listrik.

Menanggapi putusan Mahkamah Agung, Trump kemudian memperkenalkan tarif global, yang sekarang berlaku untuk semua barang China, termasuk kendaraan listrik. Ini berarti tarif untuk produk pasal 301 dan 232 sekarang 15% lebih tinggi daripada sebelum putusan. Tetapi tarif untuk semua produk lain berkurang sebesar 5%.

Jadi misalnya Anda ingin mengimpor kendaraan listri China ke AS, Anda akan membayar 15% lebih tinggi daripada sebelum putusan. Namun jika Anda ingin mengimpor produk pertanian, Anda akan membayar 5% lebih murah dari sebelum putusan Mahkamah Agung.

Masih belum jelas apakah pendapatan dari IEEPA harus dikembalikan.

[Presiden Trump]:

“Mereka butuh berbulan-bulan untuk menulis opini, tapi bahkan tidak membahas poin itu. Kita telah menerima ratusan miliar dolar, bukan jutaan, tapi ratusan miliar dolar. Saya berkata, bagaimana dengan semua yang yang yang telah kita terima? Itu tidak dibahas. Kita akan berakhir di pengadilan 5 tahun kedepan.”m

Presiden Trump dijadwalkan mengunjungi China pada akhir Maret dan awal April untuk bertemu pemimpin China Xi Jinping.

Hari Minggu, perwakilan dagang AS Jamieson Greer berkata posisi negosiasi AS tidak akan melemah akibat putusan Mahkamah Agung dan bahwa perjanjian yang ada dengan mitra dagang akan tetap berlaku. Saat ini, tarif rata-rata AS untuk barang-barang China berada di angka sekitar 40%.

slot gacor

situs slot gacor