Fokus

Banjir Parah di Beijing, Setidaknya 38 Tewas

Ke Beijing dimana banjir parah terjadi di tengah hujan deras yang melanda. Jumlah korban melonjak hingga ke setidaknya 38 jiwa, dan masih banyak yang hilang. Perlu dicatat bahwa rezim komunis memiliki sejarah menutup-nutupi tingkat keparahan bencana.

[Zhai, Korban Banjir]:

“Tidak ada waktu sama sekali, tidak seperti di tempat lain dimana air naik sedikit demi sedikit, disini tiba-tiba datang langsung, karena dinding hancur. Sama seperti rumah kami, air tiba-tiba meluap.”

Banjir menghancurkan desa demi desa di pinggiran kota Beijing. Empat distrik di pinggiran utara Beijing mengeluarkan peringatan hujan tertinggi hari Senin. Tetapi bukan hanya hujan, penduduk lokal berkata otoritas melepaskan jumlah besar air dari waduk, memperparah banjir. Video memperlihatkan arus air dari waduk yang cepat dan kuat. Penduduk lokal memberitahu kami banjir menghancurkan rumah, jembatan dan jalanan, dan menghanyutkan mobil.

Ini yang dikatakan salah satu korban banjir.

[Zhang, Korban Banjir]:

“Gerbang waduk dibuka untuk melepaskan air, dan ladang-ladang jadi banjir. Banyak jalanan dan jembatan telah hancur, juga telah ada tanah longsor. Sekarang semua tempat wisata Beijing ditutup, tidak ada yang berani keluar. Saya tidak berani evakuasi maupun tidur.”

Tidak hanya di pinggiran kota, seluruh kota Beijing sedang dilanda hujan deras terus-menerus. Beberapa daerah pusat kota memperingatkan risiko tinggi banjir dan genangan air.