Site icon NTD Indonesia

Bank-bank Tiongkok Jual Properti Walau Ekonomi Melemah

Ekonomi yang lesu, harga rumah yang merosot, dan developer yang kesulitan di Tiongkok menghadapi tantangan baru seiring masuknya bank ke pasar perumahan. Rumah-rumah sitaan kini dijual langsung oleh bank, seringkali dengan diskon besar, karena ekonomi Beijing terus menurun.

Sejak awal November, media Tiongkok melaporkan bahwa bank-bank komersial bertindak sebagai penjual langsung. Seorang agen real estat di Tiongkok selatan memberitahu Epoch Times bahwa banyak bank kini memegang sejumlah besar rumah sitaan yang tidak bisa menunggu lagi untuk menjualnya.

Peraturan Tiongkok mengharuskan bank untuk menyingkirkan aset bermasalah dalam waktu 2 tahun. Untuk memenuhi tenggat waktu ini, bank-bank menggugat pemegang hipotek, mengamankan kepemilikan rumah sitaan, lalu menjualnya secara langsung.

Properti-properti ini seringkali didiskon dari 30 hingga 70%. Platform properti besar seperti Alibaba dan JD Assets melaporkan bahwa Bank Pertanian Tiongkok sendiri telah mendaftarkan lebih dari 600 rumah untuk dijual awal tahun ini.

Media pemerintah mengatakan bank-bank komersial telah mendaftarkan ribuan properti untuk dijual di seluruh negeri. Meski ada lonjakan, penjualan masih lemah. Pada bulan Oktober, lebih dari 100.000 properti dilelang, tetapi hanya 16.000 yang terjual. Para ahli memperingatkan hal ini akan semakin membebani pasar perumahan Tiongkok yang rapuh.