Seorang pekerja di perusahaan internet besar China memberitahu Reuters hari Selasa bahwa pemutusan hubungan kerja dimulai tak lama setelah karyawan diminta mulai menggunakan alat AI.
Beijing telah mendorong perusahaan untuk mengadopsi AI sambil berusaha membatasi PHK skala besar. Akibatnya, para pekerja dan pakar industri berkata perusahaan melakukan pemangkasan yang lebih kecil atau restrukturisasi untuk menghindari pemeriksaan pemerintah.
Beberapa sektor mengalami perubahan dramatis, termasuk industri hiburan, di mana aktor AI dan set digital menggantikan tim produksi dan kebutuhan tenaga kerja.
Pergeseran terjadi saat China mendorong adopsi AI secara luas hingga akhir dekade ini, meskipun ada jutaan lulusan baru masuk ke pasar kerja.
Para analis memperkirakan sekitar 70 juta pekerjaan di China berisiko tinggi tergantikan AI, memicu apa yang disebut sebagai kecemasan AI yang makin meningkat.
Di seluruh China, para pekerja menyadari mereka harus beradaptasi dengan AI atau berisiko tertinggal.
