Di tengah konflik seputar Taiwan, Jepang menyatakan sikap guna memperbaiki relasi dengan China melalui dialog yang sehat. Berikut pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi di hadapan di parlemen hari Rabu:
[Sanae Takaichi, Perdana Menteri Jepang] :
“Jepang selalu terbuka untuk berdialog dengan China. Karena itu adalah tanggung jawab saya untuk memaksimalkan kepentingan nasional kita dan membangun hubungan komprehensif yang lebih baik mulai sekarang lewat dialog.”
Selasa lalu, Takaichi menerima panggilan telepon pertamanya dari Trump sejak pernyataannya soal Taiwan memicu perselisihan diplomatik dengan China.
Selama panggilan, Trump memberikan kabar terbaru soal hubungan AS-China, termasuk panggilannya dengan Xi Jinping. Konflik memuncak awal bulan ini setelah Takaichi menyebut bahwa serangan hipotetis China terhadap Taiwan dapat memicu aksi militer Jepang.
Beijing menanggapi dengan membatasi warganya berwisata ke Jepang dan membatasi impor makanan laut Jepang. Menurut data bea cukai, China adalah importir terbesar produk-produk Jepang. Pada 2024, total perdagangan antara keduanya mencapai lebih dari $300 miliar dolar Dimana total ekspor Jepang ke China melebihi 156 miliar dolar.
