Fokus

Menkeu AS Prediksi Terobosan Besar Di Perundingan Dagang ke-5

Presiden Trump dijadwalkan akan bertemu Xi Jinping, akhir Oktober ini. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent memperkirakan akan ada terobosan yang cukup besar dalam putaran perundingan dagang berikutnya. Simak Berikut.

Kedelai menjadi salah satu kartu tawar utama Beijing dalam perundingan dagang dengan AS. Saat ini, para petani AS memasuki masa panen, namun sejauh ini tidak ada satupun pesanan yang masuk dari China. Trump dijadwalnya akan bertemu Xi Jinping pada KTT APEC di Korea Selatan untuk membahas isu tersebut.

[Scott Bessent, Menteri Keuangan AS]:

“Hal yang membuat kami sangat optimis adalah rasa saling menghormati antara sesama pemimpin. Ini akan sangat membantu bagi mereka berdua untuk bisa berbicara langsung dan menetapkan kerangka kerja perdagangan ke depan. Dengan kepemimpinan dan hubungan yang dimiliki Presiden Trump, serta respek dari Ketua Partai Xi Jinping kepadanya, saya yakin di putaran kelima ini akan ada terobosan besar”

Bessent menyampaikan bahwa Gedung Putih akan segera mengumumkan rencana dukungan bagi petani, khususnya petani kedelai. Perjanjian gencatan tarif antara AS- China akan berakhir pada 10 November. Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, mengatakan bahwa tarif 55% atas impor China masih merupakan status quo yang tepat.

Trump menulis di social media bahwa ia berjanji akan menjadikan pembelian kedelai sebagai topik utama saat bertemu Xi Jinping. Pertemuan diperkirakan akan berlangsung di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Korea Selatan. Namun, sejauh ini Beijing belum mengonfirmasi apakah Xi Jinping akan hadir.

Trump juga berjanji akan memberikan bantuan finansial kepada petani AS dari hasil pendapatan tarif, karena mereka dirugikan akibat China menahan pembelian. Semenjak memasuki masa panen, China belum melakukan satu pun pesanan kedelai AS, namun malah membeli dari pemasok Amerika Selatan.