Site icon NTD Indonesia

Minyak Venezuela Tujuan China Masih Diblokir

Venezuela memuat minyak mentah untuk Chevron, tetapi ekspor minyak ke China tetap terhenti dalam hari kelima berturut-turut. Data pengiriman menunjukkan Chevron adalah satu-satunya perusahaan minyak besar AS yang beroperasi di Venezuela. Lisensi Chevron membebaskannya dari sanksi yang dikenakan pada industri minyak Venezuela.

Data pemantauan kapal menunjukkan di hari Selasa, beberapa kapal yang disewa Chevron adalah satu-satunya yang memuat minyak mentah untuk ekspor dari dua pelabuhan Venezuela. Kapal-kapal lain memuat untuk memindahkan minyak antar pelabuhan domestik. Sementara itu, operasi perusahaan minyak milik negara untuk memuat kargo bagi China tetap ditangguhkan di hari kelima.

[Daniel Turner, Direktur Eksekutif Power the Future]:

“Kerentanan terbesar China adalah kurangnya minyak domestik. Mereka mendapatkannya dari beberapa tempat, Rusia tentunya, Iran dan Venezuela, dan pasar-pasar itu sekarang mengering untuk China. Jadi, ada permainan kekuasaan yang terjadi disini, menggunakan minyak sebagai senjata untuk melemahkan komunis China, yang adalah ancaman dan musuh geopolitik nomor satu kita. Ini memberi peringatan pada China. China punya banyak operasi di Amerika Selatan. Jika China melemah di Amerika Selatan, itu bagus untuk AS dan dunia. Itu adalah permainan yang sama yang dilakukan presiden dengan sanksi minyak di Rusia dan Iran.”