Pentagon mengambil langkah lebih lanjut demi mencegah dana pembayar pajak AS mengalir ke militer China. Lebih dari 90 universitas dan lembaga penelitian China dimasukkan ke daftar hitam, menghalangi mereka menerima dana penelitian dari Departemen Perang. Daftar mencakup beberapa universitas sipil paling bergengsi di China.
Sebelumnya, Pentagon telah memasukkan puluhan lembaga lain yang berhubungan erat dengan militer China dan terlibat dalam berbagai kegiatan yang bermasalah. Komite Khusus DPR Tentang Partai Komunis China menemukan dalam laporan bulan September bahwa Pentagon telah mendanai proyek-proyek penelitian senilai $2,5 miliar yang berkolaborasi dengan lembaga-lembaga China terkait militer.
China memiliki kebijakan fusi militer-sipil dan UU Keamanan Nasional 2017 yang mewajibkan semua entitas China menyerahkan informasi apapun atas permintaan negara.
Bulan lalu Pentagon menamai beberapa perusahaan terbesar China di AS sebagai pihak yang terkait militer China, termasuk pengecer daring Alibaba dan produsen mobil BYD. Setelah berita tersebut, sejumlah pelobi AS memutuskan hubungan dengan perusahaan-perusahaan ini demi mempertahankan hubungan bisnis dengan kontraktor militer AS.
Juga bulan lalu, Badan Sains Nasional AS melarang dana mereka dialokasikan ke entitas mana pun yang tercantum dalam daftar hitam AS. Lembaga lain seperti Departemen Energi dan Institut Kesehatan Nasional menyatakan mereka juga sedang mempertimbangkan hal serupa.

