Saat PKC berupaya memperluas jangkauannya di Timur Tengah, Senator Ted Cruz memberikan peringatan. Cruz membahas masalah keamanan nasional di Institut Hudson, bagaimana menghadapi dan menanggapinya. Simak selengkapnya.
[Ted Cruz, Senator A.S.]:
“Tak diragukan lagi PKC adalah ancaman strategi geopolitik jangka panjang AS yang paling signifikan.”
Kamis lalu, Senator Ted Cruz berbicara di Institut Hudson tentang pengaruh PKC di Timur Tengah, dari menjalin hubungan dagang hingga mendukung program militer Iran.
Cruz berkata itu dilakukan PKC untuk mengurangi dominasi global A.S.
“Iran dan China menandatangani rencana kemitraan strategis selama 25 tahun, dimana China berkomitmen untuk menginvestasikan $400 miliar dalam proyek di Iran selama periode tersebut. Secara metaforis dan harfiah, bisnis minyak telah mendorong pembangunan ekonomi dan militer China selama empat tahun terakhir.”
Timur Tengah tetap menjadi prioritas pemerintahan Trump.
Presiden Trump kembali ke A.S. setelah mengunjungi Timur Tengah, memborong investasi sebesar miliaran dolar dalam sektor AI, teknologi, dan keuangan.
[Presiden Trump]:
“Setelah sekian dekade dilanda konflik, akhirnya kita dapat meraih masa depan yang bagi generasi sebelum kita hanyalah impian, yakni tanah yang penuh kedamaian, keamanan, keharmonisan, peluang, inovasi, dan pencapaian, tepatnya di sini di Timur Tengah.”
Kunjungan itu bisa mempengaruhi China, karena Arab Saudi dan Uni Emirat Arab termasuk dalam partisipan Belt and Road, yakni proyek infrastruktur global Beijing yang sering dilihat sebagai alat penyebaran pengaruh China di luar negeri.
[Ted Cruz, Senator A.S.]:
“Bermitra dengan China tidak menguntungkan siapa pun. Saat datang di suatu negara dan berkata “Kami akan membangun infrastruktur Anda”, mereka tidak akan menggunakan pekerja dari negara itu, melainkan mendatangkan pekerja asal China, dan seringkali menjebak perusahaan dalam perangkap utang mematikan karena mereka ingin memegang kendali.”
Awal tahun ini, Presiden Trump mengeluarkan perintah eksekutif, mendesak Iran mengakhiri program nuklirnya, dan berjanji memberi sanksi pada negara yang membeli minyak Iran. China adalah importir minyak terbesar Iran.
