Filipina menuduh Penjaga Pantai China melakukan tindakan ilegal di Laut Cina Selatan. Komentar itu muncul sehari setelah kapal-kapal China dilaporkan menembakkan meriam air ke kapal-kapal Filipina di dekat Beting Scarborough yang disengketakan.
“Ini tentang akal sehat! Mereka menembakkan meriam air baik dari belakang maupun depan, dan bermanuver di sekitar kapal. Tidak dapat dihindari kapal-kapal tersebut akan saling bertabrakan. Tetapi sekali lagi, itu tidak disengaja. Itu sebenarnya kebohongan China. Sekali lagi, mereka menyembunyikan aktivitas ilegal dan intimidasi mereka di Beting Scarborough, dengan memaksa, mengancam, dan melakukan prilaku ilegal yang cukup normal bagi pemerintah China.”
Seorang jubir penjaga pantai China berkata hal itu terjadi pada hari Selasa, melibatkan lebih dari 10 kapal Filipina. Ia menuduh kapal-kapal itu menyeberang ke perairan China. Namun penjaga pantai Filipina berkata pihaknya sedang dalam perjalanan untuk memasok persediaan ke lebih dari 35 kapal nelayan Filipina disana.
China mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan, tetapi arbitrase internasional tahun 2016 memutuskan klaim tersebut tidak sah. Beijing telah menolak keputusan tersebut.

