Site icon NTD Indonesia

Trump: 28 Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz Dihancurkan

Pada hari Rabu, Trump mengatakan AS telah menyerang 28 kapal penebar ranjau Iran sejauh ini. 16 di antaranya diserang sehari sebelumnya. Menurut Komando Pusat, mereka adalah bagian dari kapal-kapal Iran yang dihancurkan oleh AS.

Komando Pusat AS memposting video serangan ke kapal-kapal tersebut di X kemarin. Postingan berkata pasukan AS menghancurkan beberapa kapal angkatan laut Iran pada 10 Maret, termasuk 16 kapal penebar ranjau di dekat Selat Hormuz. Hampir seperlima minyak dunia melewati Selat Hormuz. Dalam postingan di Truth Social sebelumnya, Presiden Trump memperingatkan bahwa ranjau apa pun yang diletakkan di selat oleh Iran harus segera disingkirkan, mengancam konsekuensi militer jika Tehran tidak patuh.

Presiden Trump berkata AS menyerang rezim Iran lebih keras dari hampir semua negara yang pernah diserang dalam sejarah, dan ini belum selesai. Koresponden NTD Mari Otsu melaporkan.

Komando Pusat AS pagi ini berkata pasukan AS terus memberikan pertempuran dahsyat pada rezim Iran. Laksamana Bradley Cooper mengatakan kekuatan tempur Iran menurun, sementara AS berfokus pada tujuan militer yang ditetapkan Presiden Trump.

Cooper juga mengumumkan dalam 12 hari terakhir, AS telah menyerang lebih dari 5.500 target di dalam Iran, termasuk lebih dari 60 kapal Angkatan Laut dengan berbagai sistem senjata presisi. Presiden Trump memberitahu Axios hari ini bahwa hampir tidak ada lagi yang tersisa untuk ditargetkan di dalam rezim tersebut.

[Presiden Trump]:

“Kami telah menyerang mereka lebih keras dari hampir semua negara dalam sejarah. Dan kami belum selesai. Kami menghancurkan hampir semua kapal ranjau mereka dalam satu malam. Kami sudah sampai di kapal nomor 60, saya tidak sadar mereka punya angkatan laut sebesar itu. Saya katakan itu besar dan tidak efektif. Setiap kapal mereka, hampir semua angkatan laut mereka telah hilang ke dasar laut.”