Keluarga

Kebaikan itu Menjalar (Bagian 2)

Kebaikan
Kebaikan. @Pexels

Pada bagian pertama artikel ini telah dibahas bagaimana suatu kebaikan itu dapat menjalar ke orang lain di sekitarnya. Artinya, satu perbuatan baik di daerah yang ramai dapat menciptakan efek domino dan mengangkat suasana hati serta kehidupan lusinan orang di daerah itu.

Selain dapat menjalar, ternyata kebaikan juga sangat menguntungkan. Menurut laman randomactsofkindness, seseorang yang melakukan kebaikan akan memperoleh manfaat yang luar biasa. Tindakan itu dapat meningkatkan nilai-nilai positif dan menurunkan hal-hal yang negatif.

Beberapa hal yang dapat dicatat antara lain, kebaikan menambah energi, kebahagiaan, dan meningkatkan produksi serotonin. Seperti obat antidepresan medis lainnya, zat kimia alami yang menghasilkan perasaan baik ini dapat menyembuhkan luka, menenangkan, dan membuat Anda bahagia. Kebaikan juga meningkatkan hormon cinta. Menyaksikan kebaikan akan menghasilkan oksitosin (yang kadang diartikan sebagai ‘hormon cinta’) yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Kebaikan juga dapat meningkatkan rasa kepuasan pada seseorang. Menurut sebuah studi, ketika seseorang melakukan perbuatan baik pada orang lain, pusat kesenangan dan penghargaan otak akan menyala, yang memberikan rasa puas seperti halnya pada penerima perbuatan baik — bukan sebagai pemberi. Dari segala manfaat diatas, tentu saja,  melakukan kebaikan akan dapat memperpanjang masa hidup seseorang.

Selain meningkatkan nilai positif, kebaikan juga dapat menurunkan nilai-nilai negatif. Menurut penelitian, kebaikan dapat menurunkan tekanan, kegelisahan, dan depresi. Melakukan kebaikan juga akan menghasilkan endorfin — semacam obat penghilang rasa sakit alami yang dihasilkan otak. Selain itu, melakukan kebaikan dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini terjadi karena melakukan tindakan kebaikan dapat menciptakan kehangatan emosional, yang melepaskan hormon yang dikenal sebagai oksitosin. Oksitosin dapat melebarkan pembuluh darah dan mengurangi tekanan darah, oleh karena itu, dapat melindungi jantung.

Demikianlah, bagaimana tubuh bahkan dapat mengenali, merespons, dan menghasilkan hormon yang sempurna sebagai “balasan” atas perbuatan baik yang telah dilakukan. Namun sayangnya, sebaliknya, kemarahan dan kebencian ternyata juga menjalar. Dan Anda tidak perlu berada di rumah yang sama atau kota yang sama untuk menangkap emosi orang lain. Ada bukti bahwa penularan emosi dapat menyebar melalui interaksi digital, seperti media sosial.

Inilah mengapa perbuatan baik yang dilakukan oleh satu  orang sangat berharga bagi komunitas di sekitar orang tersebut. Karena perbuatan baik memang menjalar. (ntdindonesia/averiani)

Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor

situs slot gacor