Kesehatan

Cara Paling Higienis untuk Mengeringkan Tangan

Tisu Toilet (©unsplash)
Tisu Toilet (©unsplash)

Kita selalu diberi tahu betapa pentingnya mencuci tangan untuk menghentikan penyebaran virus dan bakteri. Namun yang tidak disadari banyak orang adalah bahwa cara kita mengeringkan tangan setelah mencucinya dapat berdampak besar pada kesehatan kita dan orang lain.

Penyebaran penyakit

Di toilet umum biasanya untuk mengeringkan tangan terdapat pilihan paper towel (kertas tisu), dan pengering tangan listrik (pengering udara hangat atau pengering udara jet).

Jadi metode mana yang terbaik? Pada kenyataanya perbedaan dari setiap media pengering sangatlah signifikan. Sebagai contoh adalah  media pengering udara jet. Meskipun dalam penjualan seringkali dipromosi sebagai cara paling higienis untuk mengeringkan tangan, namun pada kenyataannya pengering udara jet sebenarnya menghasilkan lebih dari 60 kali lebih banyak kontaminasi virus daripada pengering yang menggunakan udara hangat. Bahkan kertas tisu, meski masih bisa menyebarkan beberapa virus, namun daya tularnya jauh lebih sedikit dibanding pengering tangan jet, tepatnya 1.300 kali lebih sedikit.

Penelitian Virus

Jadi, bagaimana sebaiknya kita melakukan penelitian tentang media pengeringan tangan dan bagaimana kita mengetahui cara virus menyebar? Tentu saja dalam bereksperimen kita tidak boleh menggunakan patogen berbahaya, jadi kami menggunakan virus tidak berbahaya yang disebut MS2. MS2 hanyalah bakteri, tetapi memiliki sifat mirip dengan virus yang menginfeksi manusia, sehingga sangat berguna untuk pengujian semacam ini.

 img: Keith Redway
© Keith Redway (disediakan oleh penulis artikel)

Kami menggunakan papan tulis dengan gambar garis luar tiga sosok manusia, dimana kami menempelkan wadah mini berisi agar-agar bergizi yang dapat menumbuhkan virus. Ini memungkinkan kami untuk melihat bagaimana virus itu menyebar secara vertikal dari tangan orang-orang saat mereka mengeringkan tangan dan di mana virus akan menyebar.

Semua partikel virus yang tertiup ke papan dapat diketahui/dilihat dengan jelas di wadah agar-agar, sehingga mudah untuk melihat di mana virus telah menyebar.

Posisi berbagai pengering tangan dapat menyebarkan virus secara horizontal lagi pula hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pengering udara jet tidak seperti yang dipromosikan. Dengan hembusan udara yang berkecepatan hingga 300mph, perangkat ini dapat menyebarkan virus sejauh tiga meter ke seluruh ruangan.

Pengering udara jet tidak hanya menyebarkan virus lebih jauh, tetapi juga memungkinkan virus bertahan lebih lama. Sampel udara yang dikumpulkan di sekitar setiap perangkat hingga 15 menit setelah digunakan menunjukkan bahwa, rata-rata, terdapat 50 kali lebih banyak partikel virus di udara di sekitar pengering udara jet daripada pengering udara hangat, 100x lipat daripada kertas tisu.

Kesimpulan

Perbedaan metode kerja dari media pengering tangan ini dapat membantu menjelaskan perbedaan besar dari hasil atau dampak yang diberikan: pengering udara jet menghilangkan air dengan menyebarkannya secara paksa ke udara ke atas dan ke samping, sementara kertas tisu menghasilkan pergerakan udara yang sangat sedikit. Dan meskipun pengering udara hangat bergantung pada aliran udara, sebagian besar gerakannya mengarah ke bawah, yang berarti kuman diarahkan ke lantai.

Arti penting dari perbedaan ini adalah bahwa di lokasi di mana kebersihan sangat penting untuk mencegah penyebaran virus, seperti rumah sakit, poliklinik dan restoran, pilihan media pengeringan tangan harus dipertimbangkan dengan sangat hati-hati – dan keputusannya adalah kertas tisu menang telak. (visiontimes/ron/ch)

Ditulis oleh Keith Redway, Emeritus Fellow, University of Westminster.

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

slot gacor

situs slot gacor