Tag: dolar

  • China Diperbolehkan Beli Minyak Venezuela dengan Syarat Trump

    China Diperbolehkan Beli Minyak Venezuela dengan Syarat Trump

    AS menyambut baik pembelian minyak Venezuela oleh China, tetapi hanya dengan aturan dari Washington, dan dengan dolar.

    Meskipun ada sanksi AS, sekitar 80% minyak Venezuela dikirim ke China tahun lalu dengan diskon besar. Namun semuanya berubah sejak AS menangkap pemimpin Venezuela Nicholas Maduro, serta penindakan angkatan lautnya terhadap armada bayangan yang mengangkut minyak Venezuela. Akibatnya, China tidak menerima minyak mentah Venezuela pada bulan Januari.

    Dalam pertemuan Trump dengan para eksekutif minyak awal bulan lalu, Trump berkata bahwa AS terbuka untuk bisnis minyak di Venezuela dan negara-negara harus berurusan dengannya dalam hal ini. Beberapa ahli mengatakan pendekatan ini tak hanya meningkatkan daya tawar energi AS, tetapi juga strategi untuk mendukung stabilitas dolar.

    Partai Komunis China telah lama berupaya mengganti dolar AS dengan mata uang China, Renminbi. Melalui kerjasama ekonomi seperti BRICS, China, Rusia, Iran dan Venezuela telah memperdagangkan minyak dan komoditas lainnya dengan Renminbi hingga dapat menghindari sanksi AS.

  • Anggota BRICS Termasuk Indonesia, Siap-siap Tambahan Tarif A.S. 10%

    Anggota BRICS Termasuk Indonesia, Siap-siap Tambahan Tarif A.S. 10%

    Menantang kepemimpinan AS memiliki konsekuensi, tapi bekerjasama dengannya akan membuka peluang perdagangan lebih baik. Itulah pesan yang disampaikan Presiden Trump pada pemimpin dunia, dimulai dengan beberapa mitra dagang utama China.

    Hari Selasa, Trump berkata ia akan segera mengumumkan tarif tambahan 10% bagi semua anggota BRICS. Anggota utama kelompok BRICS meliputi China, Rusia, Brasil, India, dan Afrika Selatan.

    Berikut Presiden Trump berbicara dalam rapat kabinet.

    [Presiden Trump]:

    “Bricks didirikan untuk merugikan kita. Bricks didirikan untuk merendahkan dolar kita, menghapus dolar dari standar. Tidak apa-apa jika mereka ingin bermain itu, saya juga bisa memainkannya. Jadi siapa pun yang bergabung dengan BRICS akan dikenakan biaya 10%.

    Jika kita kehilangan dolar sebagai standar dunia, itu akan seperti kalah perang, perang dunia besar. Kita tidak akan sama lagi, kita tidak akan biarkan itu terjadi.”

    Jika diberlakukan, tarif AS untuk China akan naik dari 55% ke 65%. BRICS yang dipimpin oleh China dan Rusia telah berkembang menjadi blok beranggotakan 11 negara, mewakili sekitar 40% PDB global. Kelompok ini bertujuan menantang sistem keuangan global yang dipimpin AS, termasuk mempromosikan Yuan China sebagai alternatif dolar AS dalam perdagangan global.

    Pada Senin malam Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk menunda tarif timbal baliknya hingga 1 Agustus kecuali untuk China. Dia menegaskan hal ini di Truth Social, bahwa tidak akan ada lagi perpanjangan setelah batas waktu.

    Sejak Senin, 14 negara telah menerima surat resmi dari Gedung Putih tentang tarif A.S.. Presiden Trump memperingatkan negara-negara itu untuk tidak melakukan pembalasan atau mencoba mengalihkan barang melalui negara-negara dengan tarif yang lebih rendah.

    Ia juga mendorong perusahaan asing untuk membangun pabrik di AS untuk menghindari tarif. Sebagian besar dari 14 negara ini berada di Asia dan telah menjalin hubungan dagang dengan Beijing, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia.

    Tindakan-tindakan A.S. ini telah meresahkan Beijing. Pada hari Selasa, surat kabar pemerintah People’s Daily memperingatkan China akan mengambil tindakan terhadap langkah yang berdampak negatif terhadap kepentingannya.

  • Keretakan di Pertemuan BRICS ke 9 di Brazil: Mampukah Lakukan De-Dolarisasi?

    Keretakan di Pertemuan BRICS ke 9 di Brazil: Mampukah Lakukan De-Dolarisasi?

    Mampukah mata uang BRICS menyaingi dolar AS? Perselisihan muncul di antara anggota BRICS yang semakin meningkat. Mereka meragukan rencana kelompok tersebut untuk melengserkan dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia. Akan tetapi, China yang juga anggota BRICS bersikukuh mempromosikannya. Berikut informasi selengkapnya.

    BRICS, adalah organisasi multilateral yang awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, pada 2024 dan 2025 menambah kepesertaan dengan masuknya negara-negara seperti Iran dan Uni Emirat Arab.

    Namun perkembangannya juga telah menciptakan keretakan menjelang pertemuan puncak tahunan mereka di Rio de Janeiro, Brasil, Juli ini. Negara-negara seperti Mesir dan Ethiopia menolak niat organisasi untuk mereformasi PBB dan memperluas dewan keamanan.

    Beberapa negara seperti Brasil berkata mereka tidak melihat kemungkinan mata uang mereka mampu menggantikan dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia, sesuatu yang telah dipromosikan secara terbuka oleh Partai Komunis China dan Rusia.

    Presiden Trump telah memperingatkan negara-negara BRICS mereka akan menghadapi tarif tinggi jika berkonspirasi melawan dolar AS.

    Negara-negara seperti Rusia dan Partai Komunis China bersepakat memperkuat hubungan bilateral dengan negara sekutu, misalnya pertemuan pejabat PKC dengan menteri luar negeri Afghanistan dari Taliban dan menteri luar negeri Pakistan minggu ini di Beijing.

    Melaporkan di Washington DC, Luis Eduardo Martinez, NTD News.