Tag: jalur

  • Yang Dilakukan Ketika Bertemu Orang Tua Pacar

    Yang Dilakukan Ketika Bertemu Orang Tua Pacar

    Pertemuan pertama dengan orang tua pacar bisa sangat menegangkan, tetapi ini adalah langkah besar dalam hubungan Anda.

    Ini mungkin juga menandakan bahwa pacar Anda membawa hubungan Anda selangkah lebih jauh dari sekedar berteman. Tetapi Anda mungkin bertanya pada diri sendiri apakah orang tua pacar akan menyukai Anda. Dan apakah Anda akan menyukai mereka?

    Jadi bagaimana Anda bisa menciptakan kesan yang baik ketika Anda bertemu orang tua pacar? Dan apa yang akan Anda katakan ketika Anda bertemu calon mertua?

    Bagaimana mempersiapkan pertemuan dengan orang tua pacar

    Kerjakan pekerjaan rumah

    Penting untuk mengetahui lebih dahulu tentang keluarga pacar Anda. Beberapa keluarga sangat konservatif, ada juga yang tidak. Lagi pula, keluarga pacar mungkin adalah keluarga inti, orang tua tunggal, keluarga besar, atau orang tua asuh. Anda akan lebih tenang jika Anda tahu siapa yang akan Anda temui.

    Selain itu, cobalah untuk mempelajari nama-nama anggota keluarganya. Kemudian, Anda bisa meminta foto untuk mengingat mereka saat bertemu. Sekali lagi, itu pertanda bahwa Anda dan pasangan sudah dekat.

    Berpakaianlah yang pantas

    Tiap keluarga berbeda. Beberapa keluarga tidak keberatan dengan tema kasual, tetapi Anda tidak akan pernah salah dengan tema konservatif. Ciptakan penampilan pertama yang berkesan.

    Penampilan Anda harus menunjukkan bahwa Anda menghormati orang tua pacar. Misalnya, hindari pakaian dengan gambar yang menyinggung atau berbau politik. Di sisi lain, Anda tidak ingin terlihat kasar dengan mengenakan pakaian yang mempropagandakan kekerasan.

    Pahami arti penting pertemuan

    Apakah bertemu orang tua pacar Anda adalah sesuatu yang besar? Anda harus tahu pentingnya makna pertemuan ini dari sudut pandang pacar. Baginya ini mungkin hal besar, atau mungkin dia hanya ingin mengajak Anda makan malam santai. Sebaiknya diskusikan hal ini dengan pasangan Anda sebelum Anda bertemu dengan orang tua pacar.

    Beberapa orang menganggap serius pendapat orang tua mereka, sementara yang lain tidak. Juga, pertimbangkan seberapa jauh tempat tinggal orang tuanya. Jika itu adalah perjalanan jarak jauh, maka itu mungkin sesuatu yang serius.

    Hindari topik yang sensitif

    Pertemuan itu mungkin berfokus pada Anda. Tentu saja, orang tua pacar ingin tahu tentang latar belakang, minat, hobi, dan jalur karier Anda. Tetapi ada jebakan percakapan yang harus Anda hindari dalam pertemuan pertama. Dan tentu saja, pacar Anda harus memberi tahu Anda pendapat orang tuanya.

    Hindari topik kontroversial seperti agama dan politik. Tetapi bagaimana jika orang tuanya bertanya apakah Anda pergi ke gereja? Dalam hal ini, mengatakan yang sebenarnya sangat disarankan karena pada akhirnya semua akan terungkap.

    Namun, lakukan ini dengan sopan; jika Anda memberikan pendapat yang berbeda, jangan mengubahnya menjadi suatu argumentasi. Anda akan memiliki banyak waktu di kemudian hari ketika Anda telah mengenal dan memahami keluarganya dengan lebih dalam.

    Selain itu, hindari mengeluh tentang pekerjaan Anda, tugas dan tanggung jawab menjadi orang tua, atau topik yang mungkin membuat Anda tampak malas dan tidak kompeten.

    Datang tepat waktu

    Anda juga bisa datang sedikit lebih awal tetapi tidak terlalu dini. Datang terlambat dapat merusak kesan pertama Anda. Tetapi datang terlalu awal mungkin akan terasa canggung karena mereka mungkin sedang membersihkan atau memasak sebelum Anda datang.

    Hargai usaha mereka

    Sangat penting untuk menghargai upaya keluarganya apakah mereka mengundang Anda ke restoran atau rumah mereka. Etiket sederhana dapat membantu Anda memenangkan hati mereka. Jadi jika Anda berada di restoran, jangan bersikap kasar kepada staf dan jangan memesan sesuatu yang terlalu mahal.

    Tetapi meskipun penting untuk bersikap sopan, jangan berbohong. Anda dapat memuji pakaian, masakan, atau dekorasi ibunya, tetapi jangan berlebihan.

    Ingat, beberapa orang mungkin menyukai sanjungan, tetapi ada yang bisa mengenali sesuatu yang tidak benar, dan Anda akan terlihat palsu.

    Selain itu, berbicara tentang hadiah untuk orang tua pacar, tanyakan kepada pacar Anda terlebih dahulu. Jika tidak, Anda dapat membawa anggur ke keluarga yang tidak minum alkohol atau makanan manis untuk penderita diabetes.

    Berperilaku sopan

    Setiap orang memiliki kebiasaan yang aneh. Mungkin Anda suka mengeluarkan kata-kata makian, merokok, atau minum-minuman keras. Tetapi cobalah untuk menghindari jebakan seperti itu dengan orang tua pacar. Anda mungkin gugup, tetapi jangan minum berlebihan. Dan jika Anda merokok, tanyakan apakah orang tuanya menyetujuinya.

    Nikmatilah

    Sebagian besar menyarankan agar tidak berlebihan, tetapi menjadi diri sendiri sangat penting. Misalnya, jika Anda adalah orang yang suka bicara, bicaralah. Dan jika Anda seorang pendiam, jangan mencoba menjadi seorang yang bukan diri anda.

    Juga, jika Anda kesal, Anda selalu berhak ijin ke kamar mandi untuk menghindari momen canggung dan mencari ketenangan sejenak.

    Ingatlah, ini berkaitan tentang Anda menunjukkan bahwa Anda peduli dengan putri mereka. Ini mungkin mengantar kepada hubungan baru yang kompleks, tetapi ini adalah tonggak sejarah yang patut dirayakan. Jadi tenanglah, jadilah diri sendiri, bersikap sopan, dan nikmatilah. (nspirement/sia/may)

    Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

    Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

    VIDEO REKOMENDASI

  • Jangan Berbagi Tujuan Baru Anda dengan Orang Lain

    Jangan Berbagi Tujuan Baru Anda dengan Orang Lain

    Kita semua merasa terburu-buru pada suatu saat dalam hidup kita. Anda merasakan sentakan energi yang tiba-tiba ini untuk memulai sesuatu yang baru. Bisa jadi ide untuk menulis skenario film, target menurunkan berat badan, atau memulai YouTube Channel anda. Anda menemukan minat baru dan anda tidak bisa menahan kegembiraan. Sebelum anda menyadarinya, anda berbagi ke media sosial, menelepon pasangan, dan bercerita kepada teman-teman dekat tentang bagaimana anda menemukan tujuan hidup anda.

    Lebih sering daripada tidak, deklarasi semacam itu tidak pernah ditindaklanjuti dengan berbagi pencapaian tujuan atau bahkan memulai proyek-proyek tersebut. Alasannya hanya karena anda gagal mengejar hasrat itu. Penelitian baru menunjukkan bahwa orang-orang yang berbagi tujuan seperti itu jarang benar-benar berhasil untuk mencapainya. Inilah sebabnya:

    Feedback negatif

    Ini paling sering terjadi jika anda seorang pemula. Menurut penelitian yang dilakukan oleh profesor Ayelet Fishbach dan timnya dari University of Chicago, sebagai pemula, anda akan termotivasi hanya ketika anda menerima feedback positif. Jika anda mencoba sesuatu untuk pertama kalinya, setiap feedback negatif yang mungkin anda terima sebagai konsekuensi dari berbagi tujuan anda dengan seseorang kemungkinan akan mempengaruhi dan menghalangi anda untuk mengejar tujuan itu dalam jangka panjang.

    Kemenangan Palsu

    Mendapatkan jempol ketika anda bersiap untuk menerkam impian anda mungkin terasa baik pada awalnya, tetapi hasil pengamatan menunjukkan pujian awal saat mengejar tujuan sebenarnya dapat memberi anda rasa kemenangan palsu seperti anda telah mencapai apa pun yang anda ingin capai, yang sebenarnya menghambat dorongan untuk sampai ke akhir target anda. Peneliti Peter Gollwitzer mengeksplorasi hal ini dalam penelitiannya dan sampai pada kesimpulan bahwa ketika anda berbagi tujuan yang terkait erat dengan identitas anda, anda cenderung untuk tidak mencapai tujuan itu.

    Nothing to Lose

    Ketika anda menyatakan tujuan anda di platform media sosial, anda mungkin akan mendapatkan banyak pujian atas tekad anda, tetapi berapa banyak orang yang benar-benar peduli? Mereka tentu saja akan memberi anda tanda “suka (like)” dan “semoga sukses” sebagai balasan, tetapi kemudian dalam beberapa hari, itu hanya “posting” lain yang terkubur di bawah keseluruhan informasi baru.

    Bila anda tidak berkoar-koar kesana-kemari, maka tidak ada “beban” bila anda tidak berhasil mencapai tujuan anda, yang sebenarnya bisa membantu anda mencapai tujuan anda.

    Kompetisi

    Ini sering terjadi : Suatu hari anda ngobrol dengan seseorang tentang keinginan anda untuk menuliskan naskah sketsa komedi untuk Youtube Channel anda. Tak lama kemudian, acara-acara serupa seperti ide anda sudah muncul, ada yang sukes, ada yang gagal total. Terlepas dari apa niat mereka itu, kemungkinan besar anda akan mundur dari usaha anda sebagai penulis dan menemukan hal lain untuk dilakukan yang tidak memiliki persaingan keras.

    Pada akhirnya, anda perlu memahami bahwa mungkin ada perasaan yang hebat untuk memiliki seseorang untuk berbagi tujuan dan impian anda, tetapi anda harus berhati-hati tentang siapa dan bagaimana anda membaginya. Selalu jauh lebih baik untuk menundukkan kepala anda, melakukan pekerjaan terlebih dahulu diam-diam, dan mengumumkan bahwa anda telah berhasil!(visiontimes/bud)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI