Tag: pete hegseth

  • AS-China Rencana Buka Saluran Komunikasi Langsung

    AS-China Rencana Buka Saluran Komunikasi Langsung

    Washington dan Beijing berencana membuat sambungan komunikasi langsung militer antar kedua negara, menurut Menteri Perang AS Pete Hegseth.

    Ia menulis di X Minggu malam, bahwa keputusan itu terjadi setelah diskusi dengan mitra Tiongkoknya Dong Jun.

    Ia menambahkan rincian lebih lanjut akan diungkapkan dalam pertemuan bilateral mendatang, dan bahwa saluran komunikasi akan membantu de-eskalasi masalah yang muncul.

    Pada hari Sabtu, Hegseth bertemu dengan banyak rekan sejawatnya dari Asia, termasuk Menhan Tiongkok Dong Jun. Beijing juga membuat siaran pers mengenai pembicaraan dengan Hegseth, berkata bahwa kedua negara setuju untuk meningkatkan komunikasi dalam mengambil keputusan, termasuk untuk pasukan garis depan.

    Tiongkok juga sekali lagi memperingatkan bahwa AS perlu menentang kemerdekaan Taiwan, dan bahwa Beijing sepenuhnya mampu melakukan pembalasan jika perlu.

    Washington tidak mengakui Taiwan sebagai negara merdeka, tetapi juga menolak klaim Tiongkok atas Taiwan.

  • Militer AS Memindahkan Fokus dari Eropa ke Indo-Pasifik

    Militer AS Memindahkan Fokus dari Eropa ke Indo-Pasifik

    Pemerintahan Trump mengalihkan fokusnya kembali ke Indo-Pasifik, tempat Partai Komunis China menjadi semakin agresif. Pada hari Rabu, Rumania memberitahu rencana AS untuk mengurangi pasukan Amerika di sisi timur NATO yang dekat dengan Rusia.

    Menurut menteri pertahanan Rusia, menhan AS Pete Hegseth telah memberitahu Eropa bahwa mereka perlu meningkatkan pertahanan mereka sendiri. Itu saat AS mengalihkan perhatiannya ke kawasan Indo-Pasifik.

    Sekitar 1,000 tentara Amerika akan tetap di Rumania. Pentagon berkata keputusan untuk mengurangi pasukan tidak berarti AS menarik diri dari Eropa atau sinyal berkurangnya komitmen terhadap NATO.

    Hari Rabu, Hegseth menggambarkan hubungan AS-Jepang sangat penting dalam menjaga keamanan kedua negara dan menghadapi ancaman komunis China.

    [Pete Hegseth, Menteri Pertahanan AS]:

    “Seperti yang dibahas menhan Jepang dan saya hari ini, situasi keamanan di sekitar Jepang dan kawasan ini tetap, seperti yang kami sepakati, parah. Ancaman yang kita hadapi nyata dan mendesak. Penumpukan militer China belum pernah terjadi sebelumnya dan tindakan agresif militernya sudah membuktikannya. Itulah mengapa agenda perdamaian melalui kekuatan Presiden Trump sangat penting. Kita tidak perlu berdiri disini dan memberitahu Jepang apa yang perlu dilakukan. Kita berdua memandang dunia, dan melihat ancaman militer China, ancaman pada kebebasan rakyat, dan kita harus membela negara kita sendiri dan berdiri berdampingan satu sama lain.”

    Hegseth juga menyerukan implementasi awal rencana Jepang untuk meningkatkan anggaran pertahanan. Jepang menganggap lingkungan keamanan di sekitar negaranya sebagai yang paling parah, sejak berakhirnya Perang Dunia II. Hal itu sebagian disebabkan oleh ekspansi militer China dan program rudal serta nuklir Korea Utara.

  • Menteri Pertahanan A.S. Berjanji Hadapi Pengaruh China di Asia

    Menteri Pertahanan A.S. Berjanji Hadapi Pengaruh China di Asia

    Menteri Pertahanan Pete Hegseth bertemu para pemimpin pertahanan Asia Tenggara di Singapura hari Jumat. Ia berjanji mencegah agresi PKC dan memperkuat pertahanan keamanan regional.

    [Pete Hegseth, Menteri Pertahanan A.S.]:

    ”AS berkomitmen untuk bekerja sama dengan sekutu dan mitra kami mencegah agresi Partai Komunis China di Indo-Pasifik. Ini khususnya untuk membangun kembali pencegahan melalui kekuatan. Berdiri bahu-membahu dengan Anda sekalian, kami akan bersatu melawan mereka yang mengancam Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”

    Hegseth dan Presiden Prancis Emanuel Macron termasuk di antara para pemimpin dunia, diplomat, dan pejabat tinggi pertahanan di Singapura akhir pekan ini. Mereka menghadiri forum petahanan keamanan yang berfokus pada meluasnya pengaruh China, dampak global perang Rusia terhadap Ukraina, dan maraknya konflik di Asia.