Tiga hari lagi, Presiden Trump dan pemimpin China Xi Jinping diperkirakan akan bertemu dan membahas beberapa isu, seperti Iran hingga Taiwan, kecerdasan buatan, senjata nuklir, dan bahkan kesepakatan mineral strategis. Berikut sekilas tentang apa yang ada dalam agenda.
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jingping dijadwalkan melakukan pembicaraan pada hari Kamis dan Jumat, yang merupakan kunjungan pertama Trump ke China sejak 2017.
Inilah yang dikatakan pejabat AS ada dalam agenda.
China tetap berhubungan dengan Iran dan menjadi konsumen utama ekspor minyaknya. Trump telah mendesak China untuk menggunakan pengaruhnya agar Iran menyetujui kesepakatan dengan Washington. Namun, Trump mungkin melebih-lebihkan pengaruh global China, menurut Alejandro Reyes dari Departemen Politik dan Administrasi Publik Universitas Hong Kong.
Xi, sementara itu, merasa frustrasi dengan Washington terkait Taiwan. China telah meningkatkan kehadiran militernya di dekat Taiwan dalam beberapa tahun terakhir, namun AS tetap menjadi pendukung internasional terpenting dan pemasok senjata bagi Taiwan.
AS dan China diperkirakan akan menyetujui forum untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi bersama, sementara China diperkirakan akan mengumumkan pembelian terkait pesawat Bowen, pertanian AS, dan energi. Kedua negara juga akan membahas perpanjangan gencatan senjata dalam perang dagang, yang akan memungkinkan aliran mineral tanah jarang dari China ke AS.
Para penasihat Trump mengungkapkan kekhawatiran yang semakin meningkat terkait model kecerdasan buatan canggih yang sedang dikembangkan di China. Mereka percaya kedua belah pihak perlu saluran komunikasi untuk menghindari konflik yang timbul akibat penggunaannya.
Washington juga telah lama berharap untuk membuka pembicaraan dengan Beijing mengenai pengendalian senjata nuklir, meskipun China telah menegaskan mereka tidak tertarik untuk membahas tentang hal tersebut.
