Di KTT NATO di Ankara, Turki, Presiden Trump mengecam beberapa sekutu Eropa termasuk Italia, Prancis dan Jerman karena tidak mendukung AS menghadapi Iran. Walaupun begitu, ia menyatakan AS akan tetap berada dalam NATO. Nada bicara Trump terkait Ukraina juga telah melunak, dan ia mengizinkan Kiev membangun rudal Patriot nya sendiri. Di Timur Tengah, Presiden Trump menyatakan kesepakatan gencatan senjata telah berakhir setelah Iran menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.
[Presiden Trump]:
“Karena mereka sampah. Begitulah cara mereka bertindak dan melakukannya selama. 47 tahun. Yang paling penting saya sudah mengenal mereka, dan tidak yakin ingin membuat lagi kesepakatan dengan mereka.”
Berbicara di sela-sela KTT, Trump memperingatkan AS mungkin akan menyerang Iran lagi pada Rabu malam. Ini terjadi hanya sehari setelah militer AS melancarkan serangan besar-besaran, tepat saat Iran menggelar upacara pemakaman bagi pemimpin tertinggi mereka.
Media pemerintah Iran melaporkan ledakan hebat di Pulau Carr, pusat penting ekspor minyak Tehran. AS juga mengancam akan menargetkan infrastruktur sipil penting Iran lainnya, selain memberlakukan kembali blokade laut.
Iran membalas serangan itu. Korps Pengawal Revolusi Islam mengklaim meluncurkan rudal dan drone yang menargetkan 85 lokasi militer AS di seluruh Bahrain dan Kuwait.
Sementara itu Sekjen NATO Mark Rutte mendukung Washington, menyebut pembalasan AS sebagai hal yang diperlukan.
Ke Ukraina, dimana Presiden Trump mengizinkan Kiev membangun rudal Patriot-nya sendiri. Presiden Ukraina Zelensky memuji pertemuan dengan Trump, menyebutnya sebagai pertemuan yang baik dan berharap akan segera ada tindakan lanjutan.
Selain itu, NATO juga secara resmi menyetujui paket bantuan militer besar-besaran untuk Ukraina senilai sekitar $80 miliar. Presiden Trump tampak puas dengan sekutu-sekutu Eropanya setelah pertemuan KTT NATO. Sekjen NATO Mark Rutte mengonfirmasi bahwa negara-negara anggota telah mencapai target PDB, dan mengucurkan hampir 31 miliar untuk penyimpanan bahan bakar guna mengamankan rantai pasokan aliansi.
