India dan Jepang mengumumkan perjanjian kerja sama terbaru di sektor pertahanan, perdagangan, teknologi, dan ekonomi pada KTT tahunan India-Jepang yang ke-16, menandai kunjungan resmi pertama Takaichi ke India sebagai perdana menteri. Sebelumnya Jepang telah berkomitmen menginvestasikan lebih dari 61 miliar dolar di India untuk dekade berikutnya. Kini, kedua negara memperluas kemitraan ke sektor pertahanan dan keamanan maritim. Takaichi berkata armadanya dijadwalkan akan melakukan latihan militer gabungan dengan Angkatan laut India.
Kedua pemimpin juga sepakat memperluas kerja sama di bidang kecerdasan buatan, energi, dan keamanan ekonomi. Sebagai anggota Aliansi Quad bersama AS dan Australia, India dan Jepang berkomitmen menjaga kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Selain keamanan, kedua negara juga menyepakati sekitar 120 perjanjian bisnis baru. Kerja sama ini mencakup investasi senilai 12,4 miliar dolar, yang didukung koordinasi erat di sektor publik dan swasta guna memperkuat masa depan hubungan kedua negara.
Jepang adalah salah satu investor terbesar India dengan sekitar 1.400 perusahaan Jepang beroperasi di negara itu, sebagian besar bergerak di bidang manufaktur dan proyek infrastruktur. Selama kunjungannya, Takaichi juga dijadwalkan akan menghadiri forum bisnis bersama para eksekutif Jepang.
