Site icon NTD Indonesia

PODCAST Kisah Hakim yang Adil

Adil

Adil. (Screenshot Storyblocks)

Kisah Hakim yang Adil

Ada dua orang pria yang hidup bertetangga. Yang satu adalah petani, yang satu adalah pebisnis.

PODCAST

http://ntdindonesia.com/wp-content/uploads/2020/03/KISAH%20HAKIM%20YANG%20ADIL.mp3

Suatu hari, si petani merasa bahwa dia memerlukan lebih banyak air untuk sawahnya, Jadi dia membeli sumur milik si pebisnis.

Transaksinya sukses, dan sumur itu kini menjadi milik si petani.

Namun saat si petani hendak menimba air dari sumurnya, si pebisnis berteriak: 

“Hei kamu tidak boleh mengambil air dari sini!” 

Si petani menjawab: 

“Tapi, saya sudah membeli sumur ini, sumur ini resmi telah menjadi milik saya.”

Pebisnis:

“Yang kamu beli hanyalah sumur, bukan air di dalamnya, jadi kamu tidak berhak mengambil air dari sana!”

Mereka berdua terus berdebat, dan akhirnya mereka membawa masalah tersebut ke pengadilan.

Di hadapan hakim, si pebisnis berkata: 

“Yang petani ini beli hanya sumur, dan bukan air di dalamnya, jadi dia tidak berhak mengambil air di dalamnya.”

Setelah menimbang sebentar, hakim berkata: 

“Hmmm… yang kamu katakan cukup masuk akal, baiklah, petani, kamu tidak boleh mengambil air lagi di sumur itu.”

Si petani terkejut, dan si pebisnis tertawa senang karena merasa menang.

Namun kemudian hakim berkata lagi:

“Nah pebisnis, karena air itu adalah milikmu, dan sumur itu adalah milik si petani, jadi kamu harus mengambil semua air di dalamnya, jika tidak, kamu harus terus membayar uang sewa atas sumur yang kamu gunakan untuk menyimpan air, pada si petani!”

Si pebisnis terkejut, lalu kemudian dia mengakui kesalahannya, dan meminta maaf pada si petani. 

Jangan pernah berbuat curang, karena cepat atau lambat, kita pasti harus membayar atas kecurangan yang pernah kita lakukan!

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.