Seorang terpidana mati meminta ballpoin dan selembar kertas pada petugas kepolisian sebagai permintaan terakhirnya.
PODCAST
Sebelum eksekusi dilakukan, dia ingin meninggalkan beberapa kata.
Selesai menulis, dia meminta petugas untuk mengirimkan surat yang ditulisnya itu kepada Ibunya.
Surat itu berbunyi:
“Ibu, jika ada keadilan di dunia ini, Ibu juga bersalah.
Ibu juga harus bertanggung jawab atas apa yang telah saya lakukan.
Ingatkah Ibu, ketika saya mencuri sepeda tetangga?
Ibu tidak memarahi dan melarang saya, bahkan membantu saya menyembunyikannya, sehingga Ayah tidak tahu.
Ingatkah Ibu, ketika saya mencuri uang dari sebuah toko?
Ketika polisi menginterogasi saya, Ibu tidak memberikan informasi yang sebenarnya, bahkan membantu saya dengan memberikan kesaksian dan pernyataan palsu?
Saya berbuat curang berulang kali saat ujian, dan membuat banyak masalah di sekolah, namun Ibu selalu membantu saya lepas dari rasa tanggung jawab itu, sampai sekolah mengeluarkan saya.
Saat itu, Ayah sangat marah sampai ingin memberi saya pelajaran.
Namun, lagi-lagi Ibu membantu saya menghindarinya.
Semuanya terjadi sewaktu saya masih kecil.
Lalu saya tumbuh menjadi seorang remaja yang memiliki segala kebiasan buruk.
Dan kini, disinilah saya, menunggu eksekusi.
Ibu, sejujurnya, yang saya butuhkan dalam hidup ini adalah pelajaran untuk bisa membedakan benar dan salah, baik dan buruk.
Namun, apa daya Bu, kini sudah terlambat, segalanya telah berakhir!
Saya ingin menulis surat ini, supaya para Orangtua yang lain juga bisa membacanya.
Semoga, mereka paham dan sadar akan pentingnya pendidikan moral untuk anak- anak mereka di masa depan.
Supaya kelak anak-anak mereka tidak tumbuh menjadi seorang pribadi dengan watak yang buruk, seperti saya.
Terima kasih Ibu, telah memberi dan mengambil kehidupan saya!”
Dari putramu yang terkasih.
———–
Sebagai Orangtua, hendaknya kita sadar pentingnya memberi serta membekali pendidikan moral bagi anak -anak kita, sejak dari usia dini.
Dengan moralitas yang baik, seseorang akan mampu membedakan baik – jahat, benar – salah, hal ini adalah berkah yang tak ternilai bagi seorang manusia untuk menjalani kehidupannya, dan itu akan membuat dunia disekitarnya semakin baik dan bermakna.
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Dengarkan Podcast kami:
Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu


