Fokus

Pakar Peringatkan AS Untuk Bersiap Jika PKT Tumbang

Akankah Partai Komunis Tiongkok runtuh suatu saat? Pakar urusan Tiongkok, Miles Yu, mengingatkan agar AS dan sekutunya bersiap mulai dari sekarang. Yu adalah mantan penasihat senior Kementerian Luar Negeri AS pada era jabatan pertama Trump dan bertugas sebagai penasihat mantan Menlu AS Mike Pompeo terkait kebijakan Tiongkok. Berikut selengkapnya.

Selama beberapa dekade, kebijakan Barat terhadap Tiongkok berasumsi bahwa PKT akan berkuasa dalam jangka panjang. Namun, Yu menilai para pembuat kebijakan perlu mengantisipasi jika asumsi itu ternyata keliru. Dalam artikelnya, Yu mempertanyakan dampak global apabila PKT mendadak kehilangan kendali atas Tiongkok. Ia mencontohkan runtuhnya rezim komunis di Eropa Timur pada 1989 dan bubarnya Uni Soviet sebagai bukti bahwa sistem otoriter bisa runtuh jauh lebih cepat dari perkiraan. Bagi Yu, bersiap menghadapi era pasca-PKT adalah bentuk antisipasi strategis.

Yu menyebut beberapa tantangan besar yang akan dihadapi termasuk:

  • Mengamankan senjata nuklir Tiongkok.
  • Menentukan nasib militer dan sistem pengawasannya.
  • Mencegah terpecahnya negara menjadi wilayah yang saling bersaing.
  • Mengelola aset raksasa milik negara.

Feng Chongyi, seorang profesor dari University Technology Sydney, menilai perubahan mendadak bisa dipicu oleh penumpukan krisis ekonomi dan sosial, bukan sekadar satu peristiwa tunggal.

[Feng Chongyi, Profesor dari University Technology Sydney]:

“Rezim Tiongkok bisa runtuh entah itu akibat kalah perang dengan asing atau pemimpinnya terbunuh. Kemungkinan lain adalah digulingkan lewat revolusi rakyat, atau kudeta internal oleh militer ataupun faksi anti-Xi Jinping,”

Feng menyoroti krisis properti di Tiongkok yang telah memicu krisis keuangan dan utang, hingga berujung pada gelombang PHK dan kebangkrutan.

Menurut Miles Yu, runtuhnya rezim otoriter tidak otomatis melahirkan demokrasi. Ia menyarankan Washington membuat rencana antar-lembaga permanen untuk mengantisipasi era pasca-PKT, bekerja sama dengan sekutu AS, komunitas Tionghoa perantauan, aktivis demokrasi, dan para ekonom.

slot gacor

situs slot gacor