Kesehatan

Hindari Kekentalan Darah dan Trombosis dengan Pola Minum Air yang Tepat

Minum air (©freepik)
Minum air (©freepik)

Manusia adalah kehidupan yang memerlukan air di planet ini. Namun salah satu kebutuhan pokok yang paling sulit didapat sekarang adalah air minum yang murni. Dengan polusi, fluoridasi, serangga, dan pestisida, air kian sulit ditemukan. Trombosis (pembekuan darah) utamanya disebabkan karena darah mengental. Viskositas tinggi menghalangi aliran darah dan menyebabkan trombosis. Menurunkan kekentalan darah menjadi kunci untuk mencegah kondisi ini. Minum lebih banyak air adalah cara umum untuk mengencerkan darah. Namun hanya sedikit orang yang tahu bahwa minum air pada tiga waktu tertentu dalam sehari dapat mencapai hasil terbaik.

1. Setelah Bangun Pagi

Setelah istirahat malam, kekentalan darah paling tinggi di pagi hari. Beberapa orang mungkin merasa pening, pusing, dan lesu setelah bangun tidur, atau bahkan mungkin tidak ingin bangun dari tempat tidur. Ini mungkin disebabkan kentalnya darah. Minum segelas air hangat dapat secara efektif mengurangi viskositas sekaligus melembabkan usus untuk membantu proses pembuangan.

2. Setengah Jam Setelah Makan

Tidak disarankan minum air putih berlebihan saat makan. Perut perlu menangani banyak pekerjaan di saat itu. Minum lebih banyak air dapat menyebabkan kembung, mengencerkan asam lambung dan enzim pencernaan, dan dapat menyebabkan masalah seperti gangguan pencernaan dan sakit perut.

Minum air sekitar setengah jam setelah makan dapat menghindari pemicu masalah di atas. Ini juga mengurangi kemungkinan naiknya kekentalan darah, terutama ketika mengonsumsi makanan dengan kandungan gula dan garam yang tinggi.

3. Setelah Banyak Berkeringat

Air keluar dari tubuh melalui keringat. Setelah latihan atau berolahraga berat atau sauna, pengisian air diperlukan. Penting untuk diperhatikan bahwa minum segera setelah berolahraga harus dihindari karena dapat merangsang darah dan sistem saraf secara berlebihan. Sebaliknya, minum air saat tubuh kembali ke tingkat suhu normal adalah waktu yang lebih tepat. Cobalah minum air hangat. Air es dilarang demi kesehatan.

Selain tiga waktu tersebut dalam sehari, waspadai gejala haus atau dehidrasi. Seteguk air sesekali sepanjang hari adalah kebiasaan yang baik untuk dilakukan. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan adalah: Jangan menelan airnya, minum terlalu cepat atau terlalu banyak; seteguk sebelum tidur itu baik, tetapi sebaiknya diminum satu jam sebelum tidur, jika tidak kualitas tidur akan terpengaruh.

Pengisian air pada waktu yang tepat dapat secara efektif mengontrol kekentalan darah dan mencegah trombosis, dan berbagai kondisi lainnya. Perlakukan kebiasaan minum air dengan serius. Jangan menahan diri untuk minum air dalam waktu lama. Jauhi minuman es atau dingin. Mereka menyebabkan kontraksi pembuluh darah secara instan, yang tidak baik untuk kesehatan darah dan organ. (eva/visiontimes)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI