Kesehatan

Hubungan Antara Emosi dan Organ Tubuh

bahagia©unsplash
bahagia©unsplash

Pendekatan pikiran-tubuh dari pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) menyatakan bahwa emosi dan kesehatan organ dalam saling berhubungan. Ini berarti bahwa keadaan emosi pikiran Anda pada akhirnya dapat merusak organ yang terkait dengannya selama jangka waktu tertentu. Selain itu, kesehatan organ juga bisa memengaruhi perasaan Anda. Berikut adalah cara TCM memandang lima emosi umum manusia dan organ terkaitnya.

1. Kegembiraan

Kegembiraan dikaitkan dengan hati karena ini adalah organ yang terkait dengan perasaan yang dalam dan positif, termasuk kegembiraan berlebihan. Menurut TCM, jantung bertugas mengatur pembuluh darah tubuh serta memastikan denyut nadi tetap stabil. Jika jantung menderita karena alasan apa pun, hal itu dapat menyebabkan kondisi seperti insomnia, ketagihan, jantung berdebar, mimpi buruk, dan kegelisahan. Kurangnya kegembiraan menyebabkan depresi. Jantung terhubung dengan kesadaran Anda dan kesehatannya diekspresikan melalui warna kulit tubuh, kondisi arteri, dan ujung lidah. Kegembiraan dipercaya dapat memperlambat dan mengendurkan gerakan qi, yang merupakan kekuatan hidup yang vital.

2. Kemarahan

“Hati terhubung dengan kemarahan, yang jika tidak seimbang, dapat tersalurkan dalam bentuk kemarahan dan kejengkelan yang berlebihan atau kurangnya perasaan, seperti depresi atau PTSD (gangguan stress pascatrauma). Dilansir Very Well Mind, ketidakseimbangan kesehatan mental ini dapat menjadi gejala dan/ atau penyebab disfungsi hati”. Kemarahan menyebabkan qi di hati terhenti dan membusuk, yang akhirnya menyebabkan sirkulasi panas internal yang buruk. Ketidakseimbangan dalam amarah memengaruhi hati dan dapat menyebabkan depresi, sakit kepala, ledakan kekerasan, kram menstruasi, dan tekanan darah tinggi. Hati terhubung ke rambut, kuku, mata, dan tendon.

3. Kesedihan

Emosi kesedihan terkait dengan paru-paru. Dalam tubuh manusia, paru-paru bertugas mengatur pernapasan dan kelenjar keringat di kulit. Paru-paru juga diyakini sebagai organ yang bertanggung jawab untuk menghasilkan dan mendistribusikan qi ke seluruh tubuh. Paru-paru juga berperan dalam melawan bakteri dan virus. Kesedihan menyebabkan hilangnya qi dan juga melemahkan paru-paru.

Ketidakseimbangan pada paru-paru dapat menyebabkan sesak di dada, alergi, kulit kering, sering menangis, asma, dan sebagainya. Jika paru-paru terkena dampak negatif terlalu lama, hal itu dapat menyebabkan kolitis ulserativa (penyakit radang usus kronis yang menyebabkan peradangan di saluran pencernaan), sembelit, dll.

4. Syok

Syok didefinisikan sebagai reaksi instan terhadap rangsangan yang tiba-tiba dan tak terduga. Seringkali syok dikaitkan dengan teror, trauma, dan ketakutan. Organ yang terkait dengan syok adalah kantong empedu. Fungsi utama kantong empedu adalah untuk menyimpan empedu yang dihasilkan oleh hati. Ketika kandung empedu tidak seimbang oleh emosi syok, hal itu dapat menyebabkan sakit kepala temporal, rasa takut, sembelit, pencernaan yang buruk, nyeri bahu, dll. Anda mungkin juga merasakan rasa pahit di mulut Anda.

5. Ketakutan

Organ yang berhubungan dengan rasa takut adalah ginjal (bersama dengan kelenjar adrenal). Dalam TCM, ginjal dipandang sebagai “gerbang kehidupan” yang bertindak sebagai baterai tubuh Anda. Organ-organ ini bertanggung jawab untuk fungsi metabolisme, pertumbuhan, pengaturan suhu tubuh, kesuburan, dll. Mereka juga mengatur tingkat stres tubuh Anda. Rasa takut cenderung melemahkan ginjal dan menyebabkan qi cepat habis.

Ketidakseimbangan pada ginjal dapat menyebabkan keringat malam, telinga berdenging, infertilitas, sering buang air kecil, osteoporosis, gangguan pendengaran, dan penuaan dini. Secara psikologis, ginjal yang lemah bisa bermanifestasi sebagai tekad yang lemah, serta memicu perasaan menyendiri dan terisolasi. (eva/visiontimes)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.