Kesehatan

Ketika Makanan adalah Obat

Bacang bersifat hangat
Bakcang bersifat hangat. (Getty Images via Canva Pro)

Saya adalah seorang yang sangat pemilih makanan saat masih kecil. Waktu makan malam adalah pertarungan yang menegangkan antara saya, orang tua saya, dan makanan hijau (sayuran) yang ada di piring saya.

Baru setelah saya mempelajari akupunktur dan pengobatan Tiongkok tradisional, saya baru menyadari bahwa makanan memainkan peran besar dalam proses penyembuhan. Dalam tradisi Timur, diyakini bahwa makanan adalah obat yang dimakan tiga kali sehari. Selain itu, jika Anda sakit, diyakini bahwa Anda harus mencoba menyembuhkan diri sendiri terlebih dahulu dengan asupan makanan yang tepat, dan jika gagal, barulah Anda beralih ke akupunktur dan obat herbal.

Terapi makanan Tiongkok dianggap sebagai modalitas penyembuhan itu sendiri. Digunakan bersamaan dengan akupunktur, terapi herbal, makanan didasarkan pada sejumlah prinsip yang sejalan dengan pengobatan Tiongkok. Meskipun sifat makanan tidak begitu kuat, namun ia mirip dengan khasiat jamu. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang penyembuhan dengan makanan dalam pengobatan Tiongkok:

Makanan memiliki Sifat Menghangatkan atau Mendinginkan

Ini bukan tentang makanan yang disajikan panas-panas, melainkan tentang apakah itu bersifat “menghangatkan” atau “mendinginkan”. Sifat makanan bisa panas, hangat, netral, sejuk, atau dingin. Misalnya, jahe, daun bawang, atau kayu manis dianggap sebagai makan an penghangat. Sebaliknya, mint, tauge, dan melon akan mendinginkan tubuh Anda.

Pada kebudayaan Tiongkok, kita mungkin pernah mendengar bahwa penyakit adalah pengaruh dari tubuh yang terlalu panas atau terlalu dingin. Sebagai contoh, sakit tenggorokan. Makan keripik kentang atau gorengan berminyak terlalu banyak merupakan penyebabnya! Sama halnya dengan jerawat, bau mulut, dsb. Atau jika Anda mudah kedinginan dan capek, mungkin kamu terlalu banyak mengkonsumsi makanan dingin.

Jika anda pernah sakit dan mengalami batuk kering, lebih baik makan apel dan pir karena kemampuannya melembabkan paru-paru tanpa membentuk dahak.

Bila Anda demam dan terdapat penumpukan racun pada tubuh, ahli Pengobatan Tradisional Tiongkok menganjurkan untuk mengkonsumsi makanan sebagai berikut:

Buah: manggis, apel, semangka, stroberi, kesemek, pir, lemon, jeruk, kiwi, pisang, anggur.

Daging, olahan susu, hidangan laut: telur, kepiting, kerang dan yoghurt.

Minuman: tebu, teh bunga krisan, water chestnut, teh peppermint, teh

Sayuran: selada, jamur, labu, brokoli, terong, seledri, sayuran hijau, asparagus, bayam, bunga kol, timun.

Biji-bijian: gandum utuh, soba, tahu, kacang hijau, kacang kedelai, milet, barley.

Jika kamu mudah terkena flu, jangan lupa untuk selalu membawa jaket (apalagi di musim hujan) Atau jika kamu mempunyai gangguan tidur, sebaiknya kamu coba makanan yang bersifat panas:

Buah: durian, nangka, aprikot, raspberi, chestnut, daging kelapa, jambu, ceri

Minuman: anggur (wine), kopi

Rempah: Cabai, basil, rosemary, jahe, cuka, bawang putih, jintan, lada hitam, cengkeh, adas, kayu manis, rosemary.

Biji-bijian: beras ketan, walnut, pistachio

Sayuran: waluh, bawang bombay, mustard, daun bawang, labu

Daging, hidangan laut dan olahan susu: daging merah seperti sapi, domba, kambing, ham, udang, lobster, teripang, mentega, coklat.

Bagaimana cara mengkombinasikan Yin dan Yang

Pada umumnya, makanan manis seperti hidangan penutup cenderung bersifat panas dan bernutrisi, makanan pahit menyerap ‘panas’ dan ‘kelembaban’, makanan pedas bersifat panas, dan makanan asin membantu untuk menahan cairan dalam tubuh. Ahli Pengobatan Tradisional Tiongkok berusaha menemukan keseimbangan antara yin dan yang agar seseorang tidak mudah sakit. Misalnya, setelah makan hidangan nasi, untuk mengurangi panas kamu bisa minum teh hijau hangat untuk mendinginkan.

Cara Anda memasak makanan memengaruhi kualitas termalnya

Secara umum, semakin lama Anda memasak makanan, semakin hangat makanan itu bagi tubuh Anda. Misalnya, kentang yang telah dipanggang dalam oven selama 45 menit lebih hangat secara energik daripada kentang yang telah direbus selama sepuluh menit. Makanan mentah dianggap paling dingin, itulah sebabnya orang cenderung makan banyak sayuran lalap segar di musim panas dan lebih memilih makanan hangat yang dipanggang di musim hujan yang dingin.

Tidak hanya makanan, rempah-rempah juga dapat mempercepat proses penyembuhan jika digunakan secara tepat. Umumnya, ginseng, jujube atau kurma merah efektif untuk memperlancar aliran darah, yang mana dibutuhkan oleh orang yang memiliki tubuh dengan tipe yin (dingin).

Jujube atau kurma merah, sering ditemukan pada sup makanan penutup khas Tiongkok. Jujube juga digunakan pada Pengobatan Tradisional Tiongkok untuk mengatur qi, menutrisi darah, menenangkan pikiran dan meningkatkan kekebalan tubuh. Ia memiliki rasa manis yang menyenangkan, menjadikannya cocok untuk bahan teh herbal. Ia juga memiliki peran penting dalam persalinan tradisional di Tiongkok, sebagai pemberi nutrisi bagi seorang ibu yang baru melahirkan (epochtimesindonesia)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI