Ketika anak-anak saya masih kecil, kami tinggal di pegunungan Kosta Rika. Pepaya, mangga, dan pisang tumbuh di alam liar, dan kami bisa berjalan keluar memetiknya dan memakannya dari pohon terdekat. Orang-orang di sana menggunakan tanaman lokal untuk memperbaiki kondisi umum dan selalu senang berbagi pengetahuan dengan ibu baru yang haus akan kebijaksanaan mereka.
Mempelajari ramuan Tiongkok dan kekuatan penyembuhan makanan di sekolah adalah satu hal, tetapi mempraktikkannya di salah satu tempat dengan keanekaragaman hayati paling banyak di Bumi, adalah hal lain. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya kerap berjalanjalan dengan seorang praktisi pengobatan alternatif setempat yang menunjukkan kepada saya khasiat penyembuhan dari setiap tanaman, pohon, buah, dan beri.
Saya menemukan bahwa Kosta Rika adalah tempat di mana orang-orang sangat menghormati alamnya; mereka menghargai dan memeliharanya. Sebagai imbalannya, hal itu memberi asupan dan mendukung mereka. Alam bukanlah sesuatu yang orang “kunjungi” di akhir pekan; itu intrinsik dalam kehidupan mereka. Dan memiliki pengetahuan mendalam tentang dunia alami di sekitar Anda tidak hanya sehat; namun terkadang bisa menjadi masalah hidup dan mati.
Pengetahuan adalah Kekuatan
Demam berdarah umum terjadi di Amerika Tengah dan terjadi terutama di dataran rendah (di bawah 2.286 meter) sepanjang musim hujan, yang berlangsung dari Mei hingga November. Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui nyamuk betina. Karena Kosta Rika memiliki begitu banyak air dan musim hujannya hampir seperti yang digambarkan dalam Alkitab, penyakit yang ditularkan melalui nyamuk sering terjadi.
Demam berdarah bisa tanpa gejala, tetapi juga muncul dengan gejala seperti flu, demam tinggi yang tiba-tiba; rasa sakit di belakang mata; nyeri ototsendi, dan tulang; sakit kepala parah; dan ruam dengan bintik-bintik merah.
Ada demam berdarah yang berbahaya dan menakutkan yang pernah saya pelajari di sekolah. Anda tentu tidak ingin terkena penyakit ini. Gejalanya berupa sakit perut yang parah, muntah, diare, kejang, demam tinggi, dan pendarahan yang tidak terkontrol. Ini bisa menyiksa dan fatal.
Tapi, ada obat untuk demam berdarah: pepaya—buah tropis yang ada di mana-mana. Daun dari tanaman pepaya dibuat menjadi teh untuk mengobati demam berdarah. Studi menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya meningkatkan kadar trombosit dan jumlah sel darah putih sekaligus mengurangi durasi demam dan insiden perkembangan menjadi varietas hemoragik, membuat daun pepaya menjadi pengobatan herbal yang sangat baik untuk patogen virus.
Temuan tersebut termasuk dalam diskusi BMJ tentang demam berdarah.
“Sejumlah besar penelitian biomedis telah dilakukan mengenai hal ini, termasuk tiga uji klinis kontrol [acak],” tulis artikel BMJ.
Ketika kondisi Anda membutuhkan lebih dari satu jam perjalanan menuju klinik terdekat, maka hal-hal ini penting. Mengetahui apa yang dilakukan tanaman dapat mengurangi keparahan dan durasi penyakit, dan dalam beberapa kasus, dapat menyelamatkan hidup Anda.
Tentu saja, Anda mungkin tidak memiliki pohon pepaya segar yang tumbuh di rumah, dan Anda mungkin juga tidak khawatir tentang demam berdarah. Tetapi memiliki pepaya di lingkungan sekitar mungkin masih berguna.
Pepaya terkenal dengan kemampuan menyembuhkan luka, sedikit pengetahuan lain yang penting saat tinggal jauh, dan infeksi bisa berbahaya. Kulit pepaya dapat dioleskan langsung pada luka untuk membantu penyembuhan lebih cepat. Pepaya kaya akan vitamin A—vitamin larut lemak yang penting untuk kesehatan kulit, selaput lendir, dan penglihatan. Pepaya juga kaya akan vitamin C, mengandung satu setengah kali jumlah harian yang direkomendasikan per porsi, memungkinkan mereka untuk melawan infeksi dan berfungsi sebagai antioksidan kuat, mempercepat proses penyembuhan.
Pepaya dalam Pengobatan Tiongkok
Dalam pengobatan Tiongkok, makanan dan herbal memiliki suhu termal, yang memengaruhi tubuh setelah tertelan. Pepaya dianggap netral, dan rasanya manis dan asam. Makanan asam dianggap sedikit astringing(menyebabkan kontraksi sel-sel kulit dan jaringan tubuh), sedangkan yang manis umumnya menguatkan tubuh.
Pepaya memiliki kemampuan penyembuhan yang kuat dan, dalam pengobatan Tiongkok, bermanfaat bagi paru-paru, limpa, dan perut pada khususnya. Dalam pengobatan Timur, pepaya digunakan sebagai tonik umum untuk meningkatkan pencernaan dan merangsang nafsu makan.
Selama tahun-tahun saya di Kosta Rika, saya memiliki bayi berenergi tinggi untuk diberi makan, dan salah satu makanan pokok bayi saya adalah bubur pepaya segar. Dalam filosofi Timur, pepaya bermanfaat bagi pencernaan, yang seringkali sensitif pada bayi karena mereka masih berkembang. Baik orang tua maupun anak menghargai apa pun yang dapat menenangkan sakit perut atau mencegah diare atau sembelit. Pepaya juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang sangat membantu ketika Anda memiliki dua bayi yang suka berlarian di hutan pegunungan terpencil. Kemampuan pepaya untuk meningkatkan produksi ASI untuk ibu menyusui berarti saya juga mengonsumsinya. Mereka adalah buah yang sangat serbaguna.
Berikut daftar khasiat penyembuhan pepaya dalam pengobatan Tiongkok: menyembuhkan luka kulit, melumasi paruparu, membersihkan usus, menyehatkan mata, bermanfaat bagi kulit, mengobati batuk, melancarkan pencernaan, membunuh cacingan, menguatkan tulang, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan produksi ASI pada wanita menyusui.
Kulit pepaya dioleskan dalam penyembuhan luka, dan bijinya digunakan untuk mengusir parasit. Pepaya cukup pedas untuk menggantikan lada hitam, dan kulit serta batangnya dapat dibuat menjadi tali.
Pepaya terkenal dengan enzim pencernaan papain, yang memecah protein dan membantu meningkatkan sistem pencernaan yang kuat. Enzim pencernaan ini juga membantu menenangkan kondisi peradangan, seperti asma dan radang sendi, serta membersihkan usus. Papain juga memecah timbunan pada gigi, membersihkan lendir pada tubuh, dan merupakan anti-parasit yang ampuh.
Papain sangat kuat dalam memecah protein sehingga diekstraksi dan dijual untuk melunakkan daging.
Pepaya melembabkan paru-paru, meredakan batuk, dan menyembuhkan asma. Dalam pengobatan Tiongkok, paruparu dan kulit memiliki hubungan yang sama, jadi menarik bahwa pepaya bermanfaat untuk banyak kondisi kulit dan melembabkan serta mempercantik kulit seluruh tubuh.
Pepaya juga mengandung carpaine, senyawa yang dikenal karena sifat anti-tumornya. Tumor dalam pengobatan Tiongkok dianggap sebagai akumulasi abnormal yang disebabkan oleh kelebihan kelembaban di dalam tubuh. Pepaya dikenal untuk “menguras lembab” dan mengobati banyak penyakit akibat kelembaban internal yang berlebihan, seperti pertumbuhan berlebih candida, parasit, pertumbuhan, tumor, kista, dan obesitas. Tinggal di iklim panas dan lembap membuat seseorang lebih rentan terhadap kondisi ini.
Ketika saya tinggal di Amerika Tengah, saya mengetahui bahwa penduduk setempat melakukan pembersihan parasit sekitar dua kali per tahun. Di tempat itu, parasit adalah bagian normal dari kehidupan. Sebuah pepatah mengatakan, “Jika Anda memiliki denyut nadi, Anda memiliki parasit.”
Dalam iklim seperti ini, karena panas dan kelembapan, parasit berkembang biak, dan melakukan pembersihan secara teratur membuat sistem kekebalan Anda kuat dan menangkis penjajah asing. Enzim pencernaan papain yang ditemukan dalam pepaya adalah vermisida kuat yang mampu membunuh sebagian besar cacing usus, termasuk cacing pita. Biji pepaya juga merupakan pengobatan yang sangat efektif untuk membersihkan tubuh dari parasit.
Fleksibilitas pepaya masih mengejutkan saya. Sungguh fantastis kondisi yang berkembang di iklim lembab yang panas dapat diobati dan disembuhkan oleh sesuatu yang tumbuh di sana. Itu bukan kebetulan: Ini adalah keindahan alam dan kebijaksanaannya yang tak terbatas. Pengetahuan mendalam masyarakat setempat tentang karunia penyembuhan yang diberikan lingkungan sangat rendah hati dan merupakan berkah untuk dialami. Waktu yang saya habiskan di Kosta Rika adalah pelajaran yang kuat bahwa orangorang mempraktikkan semua pembelajaran yang telah saya lakukan dari buku dan bertahun-tahun latihan. (theepochtimes/aus)
Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
