Buddha Sakyamuni mengatakan di dalam sebutir pasir terdapat tiga ribu dunia. Pasir di dalam pasir, dunia di tengah tumpukan dunia, tak terhingga tak terbatas, alam semesta yang maha luas, pada akhirnya hanya dapat dijelaskan dengan “besarnya sampai tak terlihat tepinya, kecilnya sampai tak terlihat partikel terkecil dalam materi”, maka dikatakan Sang Buddha adalah ilmuwan teragung. Pada waktu dan tempat yang sama dengan kita ini, apakah juga eksis ruang dan waktu secara vertikal dan horizontal yang tak terhingga banyaknya? Maka langit di atas langit, manusia di atas manusia, bukan legenda atau mitos, siapa yang dapat melihat atau berinteraksi dengan manusia langit dari dimensi lain?
Seorang desainer wanita yang cerdas berusia 25 tahun, sejak duduk di bangku SMP, entah karena apa, dia mulai bisa mendengarkan suara-suara dari dimensi lain, keluarganya mengira dia mengalami halusinasi pendengaran, tapi perilakunya tidak ada keanehan. Hingga duduk di bangku SMA, perlahan ia mulai dapat melihat mahluk dari ruang dimensi lain, termasuk sosok manusia dan binatang beraneka bentuk dan berwarna warni. Rambut desainer itu pada bagian tengkuk leher terus rontok, sampai kemudian nyaris botak, ini disebut setan mencukur rambutnya.
Menstruasi pun kian lama kian sedikit, sampai masa SMA saja dia sudah berhenti mengalami menstruasi. Jika tidak pergi ke dokter ahli kandungan untuk melakukan emenagogik (memperlancar menstruasi, red.) maka selama setahun penuh dirinya tidak akan mengalami menstruasi. Dengan cara yang pasif ini, selalu disuntik dengan obat emenagogik, dapat mengganggu kerja hormon. Dia takut dalam jangka panjang dapat mengakibatkan komplikasi, sehingga berniat mencoba Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT).
Saat desainer itu datang ke klinik, dirinya terlihat tidak bertumbuh dengan sempurna, dan masih terhenti pada tahapan kuncup di usia puber SMP. Tinggi badannya hanya 149 cm, berat badan 39 kg, wajahnya pucat kekuningan, sorot matanya berbinar tapi tidak fokus, terlihat agak aneh, berbicara suaranya pelan tapi berat, sepertinya hawa Yang tidak kuat. Yang paling dikhawatirkan desainer itu adalah rontoknya rambut dan masalah menstruasinya.
Penanganan tusuk jarum: untuk meningkatkan hawa Yang dan mengurangi hawa Yin, tusuk titik Baihui; menstruasi erat kaitannya dengan meridian Ren (RN), karena meridian Ren merupakan muara bagi meridian Yin, tusuk titik awal meridian Ren yaitu titik Chengjiang, tusuk miring mencapai lekukan di bawah bibir bawah; meridian Yangming memiliki banyak Qi (baca: chi, red.) dan banyak darah, menyalurkan Qi dan darah, maka tusuk titik Tianshu dan Hegu, agar mekanisme Qi dapat diatur naik turun; darah menstruasi kering tandus, tusuk titik Sanyinjiao, dapat menyehatkan limpa dan ginjal, merawat darah dan menyelaraskan liver; hawa Qi liver tidak kuat, tusuk titik Qihai pada meridian Ren; hawa Qi limpa tidak harmonis, tusuk titik Sanyinjiao dan Zusanli; aliran hawa Qi dan darah di rahim terhambat, tusuk titik Xuehai dan Sanyinjiao, saat tusuk titik Sanyinjiao harus sampai paling dalam, agar rasa tusukan berbalik arah menyebar ke ujung jari setelah itu jarum ditarik hingga setengah; merangsang proses ovulasi, tusuk titik Guanyuan, Zhongji, Zigong, dan Sanyinjiao; merangsang pertumbuhan rambut, terlebih dahulu menusuk ringan pada tempat yang rambutnya rontok, kemudian tusuk titik Xuehai, Sanyinjiao dan tempat yang gundul ditusuk bersamaan sekaligus dengan 3 jarum dalam sebaris.
Namanya menstruasi, datang setiap bulan, rutin dan teratur. Namun kadang datang kadang tidak, tiga putaran sudah berlalu, baru datang sedikit belum sempat mengalir sempurna, sumbernya sudah mampat lagi, ada apa gerangan? Desainer ini sungguh penuh kesabaran, walaupun belum menstruasi, dia tidak putus asa dan masih datang berobat! Dia yang tadinya tidak suka minum obat herbal, akhirnya bersedia mencoba.
Lagi-lagi hanya bisa mendambakan datangnya bulan, saya sendiri sulit berharap, memandang purnama semakin merasa sedih! Karena seluruh obat-obatan PTT untuk melancarkan haid, semua prinsip mengenai meridian yang tersumbat telah digunakan, tapi tetap tidak mendatangkan hasil!
Saya duduk diam tercenung, duduk di depan meja kerja, sambil melantunkan puisi karya Su Shi (Su Dongpo, red.): “Saat bulan sabit bergantung di atas dahan gundul pohon Parasol, malam telah larut dan sunyi senyap. Rasa sepi seorang diri kesana kemari tiada tujuan.” Desainer yang imut itu sudah setengah tahun mengkonsumsi obat, ditambah tusuk jarum sudah hampir setahun, menstruasi masih belum juga datang, tapi tidak pernah ada penyesalan dalam dirinya, setiap kali datang berobat selalu tersenyum lucu pada saya!
Suatu hari, saya mendapat ilham, dan berkata padanya, “Kita coba menutup mata indera keenam Anda!” Dia terhentak seketika! Entah karena terkejut? Atau karena terheran-heran? Siang bolong jika desainer lewat di depan kuil Dewa Tanah, Dewa Tanah akan memanggilnya, hal ini membuatnya ketakutan! Bagaimana menutup indera keenamnya? Saya sendiri pun tidak tahu, tapi patut dicoba, saya berkata, “Yang paling krusial adalah jangan menanggapinya, apa pun yang Anda dengar, jangan bereaksi apa pun, seperti terkejut, takut, apalagi berdialog dengan ‘mereka’.
Anggap saja Anda menonton film, memandang tapi tidak terlihat, mendengar tapi tidak meresapi! Bahkan bila perlu tutup saja mata Anda, untuk mencegah cahaya batin bocor keluar, juga membocorkan saripati ginjal dan darah liver.” Awalnya, desainer itu cukup sulit melakukannya, tapi dia berusaha keras mencobanya sesuai anjuran saya.
Saya mewanti-wantinya: sebelum pukul 11 malam harus tidur, karena di malam hari mahluk yang terlihat desainer itu sangat banyak, saat tengah malam hawa Yang baru muncul, hawa Yang pada dirinya selalu diserap oleh hawa Yin. Di malam hari jangan keluar rumah, kalau harus melakukan sesuatu, usahakan pulang ke rumah sebelum pukul 9 malam, harus diingat tidak boleh berhenti di bawah pohon. Jangan sembahyang ke kuil sesat.
Jangan menghadiri pemakaman, jangan membesuk orang sakit. Mengurangi makanan yang bersifat dingin. Ambil garam dan beras dicampur merata, tempatkan pada empat sudut kamar, jangan menggunakan kantong kain atau kotak, 3 hari diganti sekali. Setiap malam gunakan moksa untuk merangsang dengan menghangatkan titik Yongquan dan Guanyuan masing-masing 5 menit, lalu titik Laogong sebagai penjara setan harus diasapi selama 10 menit, jika banyak menemui mahluk gaib, asapi 10~20 menit.
Karena diganggu terus oleh mahluk gaib membuat desainer sangat kesal, dia berkata dulu saat masih di SMP dengan metode ‘siu-kia’ (meredam takut, red.) masih cukup efektif, tapi lama kelamaan tidak berfungsi lagi, tidak ad acara lain, juga tidak berani memberitahu orang lain, karena orang lain akan mengira dirinya mendapat gangguan mental. Pernah punya pacar, tapi karena pacarnya merasa dirinya dan seputarnya terasa dingin membuat sang pacar tidak nyaman, hingga pacarnya menghindarinya! Akhirnya asmara pun diakhiri dengan patah hati! Jadi selama ini dia selalu sendirian, wanita yang sangat kesepian, maka dia memutuskan mencoba cara saya.
Tusuk jarum saya ganti dengan menusuk titik Baihui sebagai titik pertemuan manusia dan dunia roh; menenangkan jiwa, tusuk titik Benshen, Shenting, dan Sishencong bergiliran; tusuk titik Guigong Rengong, Guixin Shaoshang, Guilei Yinbai, Guixin Daling, Guilu Shenmai, Guichuang Jiache, Guishi Chengjiang, Guiku Laogong, Guitang Shangxing, dan Guitui Quchi, semua titik tersebut bagitu ada waktu luang diasapi dengan moksa selama 5 menit, setiap kali memilih 3 titik diasapi bergiliran. Resep obat hanya dengan ramuan sup: Rensen Yangrong Tang dan Gui Pi Tang, untuk memperkuat lagi darah yang telah terserap hingga kering.
Sebulan kemudian, menstruasi desainer wanita itu datang sendiri tanpa harus disuntik obat emenagogik, sangking gembiranya dia hampir menangis, dan sambil memeluk saya dia berkata, “Dokter, saya sungguh mencintai Anda!” Sebenarnya setelah kali itu menstruasinya pun belum datang teratur setiap bulan, setengah tahun hanya menstruasi 2 kali. Suatu hari dengan riang gembira desainer menari-nari dan berkata pada saya, “Dokter, akhirnya mata indera keenam saya telah tertutup, tidak lagi melihat atau mendengar mahluk aneh-aneh, sungguh hebat!”
Wajahnya berseri-seri merona merah, sungguh cantik dan imut, dia juga menjadi lebih bahagia, energik dan bersemangat, seperti bunga yang baru mekar di musim semi! Setelah itu karena pekerjaannya desainer itu pindah ke daerah lain, saya sempat mengenalkan dokter lain di tempat barunya agar dia terus berobat, tapi tetap saja dia berusaha meluangkan waktu datang ke klinik saya. Setiap kali mengalami menstruasi dia selalu menelepon memberitahu saya dengan riang gembira! Perlahan tapi pasti akhirnya menstruasinya menjadi datang teratur setiap bulan. (Theepochtimes/sud/whs)
Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.
VIDEO REKOMENDASI
