Kesehatan

Pencegahan Penyakit Disaat Musim Penghujan

Ilustrasi (Image: Unsplash)

Setelah musim panas yang sangat panas, berikutnya di bulan Desember, kita akan memasuki musim penghujan yang terasa sejuk menyenangkan. Tapi dengan cuaca seperti itu, ada kondisi yang tidak menguntungkan seperti merebaknya beberapa penyakit yang berkembang saat musim penghujan, misalnya batuk pilek( ispa), demam berdarah, demam tifoid, diare, leptospirosis dan hepatitis A.

Virus atau kuman yang menjadi penyebab penyakit tersebut akan berkembang biak dengan subur saat lingkungan menjadi sejuk dan lembab.

Kuman-kuman atau virus-virus tersebut, bisa masuk ke dalam tubuh kita lewat: 

  1. Makanan yg kita makan, bisa menyebabkan diare, demam tifoid, hepatitis A.
  2. Udara yang terhirup, bisa menyebabkan infeksi saluran pernafasan.
  3. Kontak ke kulit yg terluka dari urine binatang (tikus, anjing, babi dan sapi), bisa menyebabkan leptospirosis.
  4. Gigitan nyamuk, bisa menyebabkan demam berdarah.

Berikut adalah tips-tips yang bisa diterapkan, untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut:

  1. Sebelum makan cuci tangan terlebih dahulu.
  2. Cuci bersih makanan, serta peralatan makan.
  3. Tutup makanan untuk menghindari lalat, kecoa, tikus, dan lain-lain.
  4. Masak makanan hingga matang.
  5. Bila berada di lingkungan kotor jangan lupa menutup mulut dan hidung menggunakan masker, dan bila sedang menderita batuk pilek, jangan lupa juga untuk memakai masker untuk menghindari penularan kepada orang lain.
  6. Hindari bermain air saat banjir, apalagi jika ada luka di kaki (sebaiknya memakai sepatu boots anti air). Apabila tidak bisa menghindari kontak dengan air banjir, cuci segera dengan sabun antiseptik setelah kontak dengan air banjir.
  7. Segera buang atau kubur barang-barang yang bisa membuat genangan air, yang pada akhirnya bisa menjadi sarang nyamuk. Tutup tempat penampunganh air, lakukan fogging secara berkala, pasang kelambu atau kasa nyamuk, gunakan lotion atau minyak telon anti nyamuk.

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, kita perlu mempersiapkan diri agar daya tahan tubuh kita juga cukup kuat, cara-caranya, antara lain: 

  1. Cukup istirahat, dalam artian juga cukup tidur.
  2. Makan makanan-makanan yang bisa membantu menaikkan daya tahan tubuh, seperti makanan tinggi protein misalnya kuah hangat sup ayam, telur, daging atau ikan, juga boleh ditambah jahe sebagai pelengkap agar badan menjadi lebih hangat.
  3. Konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C tinggi seperti jambu biji, pepaya, kiwi, stoberi, jeruk, nanas dan manga (namun ingat untuk tidak mengonsumsi secara berlebihan, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, jadi konsumsi secara seimbang atau secukupnya saja).
  4. Meditasi atau olahraga.
  5. Konsumsi vitamin ataupun suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  6. Jika perlu, lakukan vaksinasi, seperti misalnya vaksin pencegahan influenza, demam tifoid, diare (penyebab rotavirus), dan hepatitis A.

Terkadang, sekalipun sudah pernah menjalani vaksinasi, masih ada kemungkinan bisa terkena penyakit tersebut, namun gejala yang timbul bisa lebih ringan dan lebih mudah diatasi.

Jangan lupa, bila terdapat gejala-gejala penyakit seperti demam, batuk, pilek, muntah atau diare, dan semacamnya, yang tidak kunjung sembuh setelah berhari-hari, segera cari bantuan dengan berkunjung ke rumah sakit atau dokter terdekat Anda.

Nah, setelah mengikuti tips-tips tersebut di atas, saya harap kita semua bisa menghindari penyakit-penyakit musiman tersebut.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. (NTDindonesia/dr.suciana)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI